Sosialisasi Program GaMa, Rio Dondokambey "Bongkar" Bolmong
Bolmong, MS
Upaya untuk memenangkan pasangan calon (paslon) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD
dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PIlpres) Republik Indonesia RI,
gencar dilakukan Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Sulawesi Utara
(Sulut).
Rio Dondokambey jadi kreator. Kali ini, Ketua TPD Ganjar-Mahfud (GaMa) Sulut
itu, menemui ribuan pendukung dan simpatisan di Desa Tanoyan Utara,
Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (23/1).
Di atas podium, Caleg DPR RI Dapil Sulut dari PDI Perjuangan itu membakar
semangat ribuan massa. Beragam program pro rakyat dari GaMa didendangkan Rio.
Termasuk rekam jejak paslon nomor urut 3 tersebut.
"Kita yang sama-sama bertekad memenangkan Ganjar Mahfud, patut berbangga.
Karena paslon kita (GaMa, red), punya track record dan pengalaman yang teruji
sebagai pemimpin," lugasnya.
Pengalaman itu, lanjut dia, dibuktikan saat Ganjar menjadi Gubernur Provinsi
Jawa Tengah (Jateng) selama 10 tahun. Tak hanya itu, politisi gaek PDIP itu
pernah menjabat dua periode sebagai anggota DPR RI.
"Kala memimpin Jateng, , angka kemiskinan menurun, dan kesejahteraan
masyarakat meningkat. Segala persoalan dituntaskan dengan solusi dan
program," beber Rio yang disambut gegap gempita oleh ribuan massa.
"Tentu dengan mendapatkan mandat dari rakyat, maka
keberhasilan yang ia (Ganjar, red) tunjukkan di Jateng akan dilanjutkan untuk
masyarakat Indonesia. Termasuk di Kabupaten Bolmong," timpalnya.
Tak kalah mentereng, Rio pun membeberkan rekam jejak Mahfud MD yang disebutnya
sebagai salah satu Ketua Mahkamah Konstitusi terbaik di Indonesia.
"Mahfud MD punya pengalaman sebagai anggota DPR, Menteri dan yang paling
istimewa yakni Ketua MK. Terdepan dalam mengawal hukum," sebut dia.
Dengan adanya Mahfud MD, dirinya optimis, penegakan hukum akan semakin
adil jika GaMa dipercayakan menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.
"Penegakan hukum akan semakin adil, terutama bagi masyarakat kecil. Jadi
keduanya sangat layak untuk memimpin negeri ini," tegasnya.
"Karenanya, saya mengajak kita semua untuk aktif mengkampanyekan
Ganjar Mahfud. Kita galang suara untuk memenangkan rakyat dengan cara menangkan
Ganjar Mahfud," tambah Rio yang lagi-lagi mendapat aplaus dari ribuan
massa pendukung GaMa.
Ia pun mendorong seluruh kader PDI Perjuangan untuk terus melakukan
kerja-kerja sosial kepada masyarakat setiap hari sebelum dan sesudah pemilu.
"Karena setiap hari dan setiap saat kami diajarkan bahwa kerja sosial itu
bukan hanya mendekati pemilu saja. Tapi harus dilakukan secara berkesinambungan"
kata Rio.
Ia menjelaskan, baik capres-cawapres maupun calon legislatif yang lahir dari
rahim PDI Perjuangan harus mengikuti sekolah kader. Dan dari sekolah partai
diajarkan 80 persen untuk bela negara dan kerja sosial masyarakat.
"Maka dari itu, calon-calon dari PDI Perjuangan sudah terbiasa turun
ke masyarakat," sebut dia.
Ia juga mencontohkan program-program dari Ganjar-Mahfud. Ada 21 program mulai
dari satu keluarga miskin satu sarjana, mudah berusaha, termasuk UMKM dan
koperasi hingga KTP sakti merupakan aspirasi yang diterima langsung dari
masyarakat.
"Ganjar-Mahfud mendengarkan aspirasi karena rajin turun ke masyarakat.
Aspirasi dijawab dengan visi-misi yang menjawab keresahan masyarakat dan bukan
sekedar janji manis," tutur dia.
Rio mengatakan, sosok Ganjar Pranowo yang telah melewati pengkaderan dengan
tertib dan bukan kader karbitan.
"Artinya Ganjar Pranowo mendengarkan aspirasi masyarakat. Jadi program ini
bisa tersusun karena mereka memang rajin turun ke masyarakat," pungkasnya.
Dalam kunjungannya di Bolmong, Rio didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Bolmong,
Yanni Tuuk dan Caleg DPRD Provinsi Sulut, Dapil Bolmong Raya, Feramitha Tiffany
Mokodompit.(AR)











































Komentar