Foto: Bupati Franky Donny Wongkar SH saat melepas secara resmi Bantuan cadangan beras pemerintah tahun 2024
Bupati FDW Launching Bantuan Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2024
Amurang, MS
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) secara resmi mendistribusikan bantuan cadangan beras pemerintah secara serentak di seluruh Desa dan Kelurahan di Minsel.
Penyaluran serentak bantuan cadangan berupa beras tersebut diperuntukan bagi warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditandai dengan Launching bantuan cadangan beras pemerintah Kepada Masyarakat Tahun 2024 yang dilakukan oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH (FDW) di Depan Kantor Hukum tua (Kumtua) Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur pada Selasa (23/1/2024).
Peluncuran bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati FDW di dampingi Wakil Bupati, Kapolres Minsel, Kajari Amurang, Danramil Amurang, Para Asisten, Kepala OPD, Unsur TNI Polri, Perwakilan Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Bulog Sulut, dan sejumlah warga penerima manfaat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati FDW mengungkapkan bahwa, Peluncuran hari ini menjadi penanda pendistribusian bantuan cadangan beras Pemerintah tahun 2025 yang mulai dilaksanakan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Minsel.
"Puji Tuhan, beras yang akan disalurkan ini memiliki kualitas beras baru dengan mutu baik," ungkap Bupati.
Bupati menambahkan bahwa, bantuan pangan ini disalurkan dalam rangka menjaga stabilitas pangan dan menekan lonjakan inflasi.
"Ini menunjukan bahwa pemerintah sangat konsen terhadap masyarakat. Sehingga diharapkan 3 bulan ke depan saudara-saudara kita merasakan manfaatnya," ujar Bupati.
Oleh sebab itu, Bupati mengharapkan kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi warga.
"Saya yakin masyarakat akan sangat senang dan bahagia menerima bantuan ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan mereka," ujarnya lagi.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan, program ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat sasaran penerima bantuan pangan, serta dapat mengurangi kerawanan pangan, kemiskinan dan gizi buruk, serta mengendalikan dampak inflasi untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat produsen dan konsumen.
"Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi warga kita yang kurang beruntung atau tidak mampu," ucap Bupati.
Kepada Dinas terkait terutama petugas pendataan dan penyalur bantuan yang ada di desa/kelurahan, Bupati menegaskan untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sehingga bantuan ini tepat sasaran.
"Salurkan bantuan pangan ini sesuai dengan data yang telah ditetapkan untuk warga yang betul-betul Keluarga Penerima Manfaat," tukasnya.(david masengi)











































Komentar