Foto: Yasti Mokoagow
Sangadi Diminta Jangan Gunakan Dandes Untuk Pilsang
Agenda pemilihan kepala desa (Kades) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) segera bergulir. Warning Bupati Yasti Mokoagow meletup. Para Sangadi disasar. Mereka diminta tidak menggunakan dana desa (dandes) untuk kepentingan pencalonan.
Pemilihan Sangadi (Pilsang) bakal digelar serentak tahun ini. Maka dari itu Yasti memberikan penegasan terhadap sangadi yang akan kembali maju dalam pemilihan nanti. Ini supaya mereka tidak mengorbankan kepentingan umum hanya untuk diri sendiri. “Hal tersebut dapat mengorbankan kepentingan masyarakat desa serta akan berurusan dengan hukum. Kembali saya ingatkan bahwa dandes bukan milik pribadi,” tegas bupati.
Menurutnya, hal itu sengaja dimasukkan dalam penyampaian di sosialisasi peraturan bupati (perbup). Hal itu karena merupakan permintaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Ini berarti sudah terjadi, di banyak desa di kabapaten kota yang lain, di luar kabupaten Bolmong,” ungkapnya.
Dia menambahkan, sangadi dan perangkat desa harus tahu bahwa tahun ini tema dari BPK-RI adalah dandes. "Auditor BPK baru pulang, menyelesaikan tugas selama satu bulan di Kabupaten Bolmong. Ada beberapa desa yang sudah diambil sampelnya dalam pemeriksaan itu. Kemudian BPK akan kembali lagi untuk pemeriksaan audit yang lebih rinci lagi pada bulan April nanti," kata bupati.
“Satu bulan lagi, jadi besok, sekda (sekretaris daerah), inspetorat dan Badan Keuangan harus ke BPK Provinsi karena nanti pada tanggal 30 Maret akan ada penyerahan LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) 2018. Masih ada beberapa koreksi-koreksi yang harus dilakukan oleh Sekda, inspektorat dan Badan keuangan, salah satunya terkait laporan para sangadi,” tambahnya.
Dirinya juga minta kepada inspektorat, supaya membenahi kalau ada yang kurang datanya terkait laporan dari para sangadi dan perangkat desa. “Kalau ada kesalahan-kelasalahan terkait adaministrasi tolong dibenahi dan saya minta sangadi terbuka. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Karena BPK dalam melakukan tugasnya itu tidak main-main dan tanpa pandang bulu,” pungkasnya. (endar yahya)













































Komentar