Lombok Wakil Ketua Deprov, NAP Nahkodai Fraksi


Manado, MS

Teka teki Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dari Partai Demokrat akhirnya terjawab. ‘Palu’ Dewan Pimpinan Pusat (DPP) resmi memutuskan Billy Lombok duduk di jajaran pimpinan dewan provinsi (Deprov).

Dari tiga nama yang diusulkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulut, pilihan DPP jatuh ke wakil rakyat daerah pemilihan Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra) ini. Surat putusan tersebut diterima secara langsung Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, Marthen Manoppo. “Sebenarnya ini dirahasiakan tetapi saya bingung kenapa sudah banyak orang yang tahu. Karena saya yang ambil, saya bilang betul (Billy Lombok sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, red). Saya yang terima. Dan saya justru sudah daftarkan di Sekretariat DPRD Provinsi Sulut. Sudah masuk di sana,” ungkap Manoppo saat dikonfirmasi wartawan harian ini, Kamis (29/8) malam, via telepon seluler.

Dijelaskannya, dalam surat putusan DPP itu ditandatangani Ketua Umum DPP dan Sekretaris Jendral (Sekjen). Tertera nama Billy Lombok memangku jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut. “Sementara kalau ibu Netty (Netty Agnes Pantouw) sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat,” jelasnya.

Sebenarnya menurut dia, antara Billy Lombok dan Netty Agnes Pantouw (NAP), keduanya adalah kader terbaik Demokrat. Pengalaman NAP dalam dunia politik disebutnya terbilang bagus. “Sesungguhnya ibu Netty juga bagus. Melihat pengalamannya, semua saya lihat bagus. Hanya saja penilaiannya dari DPP. Jadi DPP cuma bisa memutus salah satu untuk pimpinan. Tapi kita juga tidak bisa apa-apa. Kan DPD cuma mengusul tiga nama. Termasuk ibu Netty yang saya usul,” jelasnya.

Diketahui, Partai Demokrat memiliki 4 kursi di DPRD Sulut. Masing-masing mereka yakni Billy Lombok dari dapil Minsel-Mitra, Netty Agnes Pantouw dapil Minahasa Utara dan Bitung, Ronald Sampel dapil Nusa Utara dan Kristo Ivan Lumentut dapil Kota Manado. Dari keempat nama itu, tiga calon diusulkan DPD Demokrat Sulut ke DPP. Di dalamnya ialah Billy, NAP dan Ronald Sampel. (arfin tompodung)

 

 


Komentar