Akhir Tahun, Deprov Warning SKPD Soal Silpa


Manado, MS

Nada peringatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) meletup. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulut disasar. Masalah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) diingatkan.

Warning tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Sulut, Fabian Kaloh. Ia mengingatkan, bila serapan anggaran tidak jalan padahal ditata dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maka perencanaan program kegiatannya tidak baik. "Kalau program yang tidak bisa dilaksanakan padahal sudah ditata di APBD berarti tidak good (tidak bagus)," ucapnya, Senin (6/12), di tempat kerjanya.

Kalau terjadi seperti itu maka harus dievaluasi jika ada SKPD yang serapan anggarannya kurang. Berarti instansi itu tidak melaksanakan program atau kegiatannya terhambat. "Maka berikutnya bagus dikurangi anggaran saja. Walaupun APBD 2022 sudah diketuk," tuturnya.
Menurutnya, APBD ini dibuat satu tahun sebelumnya maka sudah ada perencanaan yang panjang. "Kalau Silpa-nya besar itu planning tidak bagus," tuturnya.

Kalau kemudian ada yang tidak menyelesaikan serapan anggaran maka ada program kegiatan tidak dilaksanakan.  Berarti uang tidak bisa dipakai atau ada program yang tidak jalan. "Terhadap masyarakat berdampak apakah ini program fisik dan non fisik. Dia kan jadi Silpa kalau tidak dipakai," kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors