2000 Mahasiswa Unsrat Divaksin
Peringati Dies Natalis ke-60, Unsrat Sukseskan Program Penanggulangan Covid-19
Manado, MS
Sukseskan program Pemerintah Republik Indonesia dalam upaya penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), bertindak. Sekira 2000 mahasiswa dari kampus ternama di Sulawesi Utara (Sulut) ini pun dilibatkan dalam giat vaksinasi massal yang dilangsungkan di Auditorium Unsrat, Jumat (2/7).
Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen Kumaat MSc DEA menuturkan, agenda vaksinasi yang dilaksanakan secara inisiatif internal ini merupakan rangkaian kegiatan terkait peringatan Dies Natalis Unsrat ke-60. Dirinya pun bersyukur karena giat yang telah direncanakan ini berjalan sukses.
"Kegiatan ini diadakan dalam kerangka Dies Natalis Unsrat ke-60. Juga untuk mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sulut," papar Kumaat.

Adapun, jadwal vaksinasi massal ini memang telah disiapkan pihak Rektorat Unsrat. Pun sebanyak 11 fakultas yang ada di Unsrat, dibahagi waktu masing-masing. Jadwal pertama, Fakultas Teknik yang jumlah 300 mahasiswa dengan waktu, pukul 08:00 sampai 09:30 Wita. Berikutnya, Fakultas Pertanian sebanyak 100 orang, mulai pukul 09:30 sampai 10:30 Wita. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan berjumlah 200 orang, pukul 09:30-10:30 Wita.
Selanjutnya, Fakultas Ilmu Budaya, 100 orang, pukul 09:30-10:30 Wita. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik berjumlah 300 orang, pukul 10:30-12:00 Wita. Fakultas Ekonomi dan Bisnis ada 300 orang, pukul 13:00-14:30 Wita. Fakultas Hukum, 100 orang, pukul 14:30-16:00 Wita. Fakultas Peternakan, 200 orang, pukul 14:30-16:00 Wita. Fakultas Kedokteran, 100 orang, pukul 14:30-16:00 Wita. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 200 orang, pukul 14:30-16:00 Wita. Fakultas Kesehatan Masyarakat, 100 orang, pukul 14:30-16:00 Wita.
Diketahui, kegiatan ini dibuka langsung Rektor
Kumaat. Giat vaksinasi mahasiswa ini juga dipantau Walikota Manado, Andrei
Angow dan Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Prof Kandou, Dr dr Jimmy
Panelewen.(sonny dinar)













































Komentar