Bupati JEG Apresiasi Tingkat Kepatuhan Publik Kepulauan Terhadap Vaksinasi

Masyarakat Pulau Perbatasan Antusias Terima Vaksin Covid-19


Tahuna, MS

Masyarakat di pulau perbatasan, yakni Kecamatan Marore dan Kecamatan Kendahe menerima vaksin. Pelaksanaan vaksinasi dipantau langsung Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME (JEG), Senin (28/6).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Sangihe, dr Jopy Thungari menjelaskan, jumlah total masyarakat yang sudah menerima vaksinasi sebanyak 374 orang. Untuk rincian di Kecamatan Kepulauan Marore, yakni pulau Matutuang ada 120 orang. Pulau Kawio ada 70 orang. Pulau Marore berjumlah 16 orang. Kemudian ada juga dua pulau di Kecamatan Kendahe. Pulau Kawaluso ada 108 orang. Pulau Lipang sebanyak 60 orang.

"Di pulau Marore, sedikit yang di vaksin. Hal ini karena sebagian besar warga sudah menerima vaksinasi dari Puskesmas Marore. Sangat terlihat antusias masyarakat, meski berada di wilayah pulau yang notabene belum ada kasus terkonfirmasi Covid-19. Namun semangat mereka untuk mendapat vaksin sangat tinggi," ungkap Thungari.

Lebih jauh, Thungari yang juga Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe menjelaskan, Bupati JEG juga membantu memberikan pemahaman soal manfaat vaksinasi kepada warga di wilayah Kepuluan. Salah satunya, pemahaman soal vaksinasi menjadi bagian penting dari upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Vaksin juga tidak sekedar memberi imun. Namun, warga nantinya akan mendapat sertifikat sebagai rekomendasi untuk menerima bantuan sosial, termasuk menjadi persyaratan dalam peengurusan surat-surat atau administrasi di instansi pemerintah," ujar Thungari.

Sementara, Bupati JEG mengakui, antusias masyarakat di 5 pulau ini sangat tinggi dan patut diapresiasi. Ia menilai, kepatuhan warga di 5 pulau itu terhadap anjuran pemerintah tentang pentingnya vaksinasi dalam menangkal Covid-19, cukup tinggi. Bebernya, di Pulau Matutuang, ada 12 publik negara asing, yaitu warga Filipina yang ikut memberi diri untuk divaksin. Meski belum terdaftar di Negara Indonesia, tapi karena ini kepentingan masyarakat, jadi harus dilayani.

"Kami sangat bersyukur karena kedatangan kita boleh diterima oleh masyarakat yang ada di pulau. Masyarakat kita ini sudah mengerti bahwa sangat penting untuk divaksinasi," tandas Gaghana.(christian abdul)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting