Foto: Steven Kandouw
Covid-19 Mengganas, Olly Akan Kumpul AA Cs
BUMI Nyiur Melambai siaga. Kasus positif Covid-19 terus
menanjak dalam pekan ini. Tensi kekhawatiran kian meninggi dengan adanya
ancaman varian baru virus Corona yang dinilai lebih mengancam. Strategi pencegahan
digedor pemerintah.
Menyikapi fenomena itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly
Dondokambey, berencana mengumpul seluruh Bupati dan Walikota, pada pekan depan.
"Minggu depan Pak Gubernur akan mengumpulkan kepala
daerah, tokoh-tokoh agama untuk mengantisipasi hal ini. Jadi pertimbangan juga,
bentuk ibadahnya seperti apa, untuk beribadah itu kan boleh beribadah di rumah
dan itu nanti dibahas Senin pekan depan,” terang Wakil Gubernur (Wagub) Steven
Kandouw, Kamis (24/6).
Wagub memastikan, penanganan Covid-19 ini pendekatannya
lebih holistik atau tidak bisa parsial lagi. Meski demikian, kondisi di
masyarakat juga mutlak harus paralel. “Kalau kita mau total lock down head to
head, benang merahnya dengan kesejahteraan,” tandasnya.
Lanjut Kandouw, Gubernur sementara melakukan peninjauan di
daerah-daerah untuk memonitor pelaksanaan vaksinasi. Termasuk di daerah
perbatasan. “Inilah pendekatan holistik, tidak dibeda-bedakan, antara di kota
dan di desa maunya Pak Gubernur semuanya harus berjalan optimal dalam
pelaksanaan vaksinasi ini. Selanjutnya, kepala daerah diperintahkan untuk lebih
gencar lagi,” tutur Wagub.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terus berupaya untuk
mencapai ‘Herd immunity’ atau kekebalan kelompok. Sejauh ini dari jumlah vaksin
yang diberikan pemerintah pusat dan untuk hasil vaksinasi, terbilang bagus. “Namun
kalau dilihat dari jumlah penduduk masih tetap dilihat masih kurang. Agar
supaya kita bisa minta penambahan vaksin, maka kita harus dapat menunjukkan
pada pemerintah pusat bahwa dalam proses vaksinasi kita di Sulawesi Utara, itu dilakukan
dengan cepat,” kunci Kandouw.
Diketahui, upaya pencegahan penularan Covid-19 di Sulut
berlangsung masif. Di Kota Manado sebagai ibukota Sulut, Walikota Andrei Angouw
(AA) sementara memacu pelaksanaan ‘Vaksinasi Hebat’. Itu diiringi dengan
sosialisasi penerapan protokol kesehatan secara ketat.(sonny dinar)













































Komentar