Banteng Sulut Solid Bantu Korban Bencana di Manado

Sediakan Dapur Umum di Lokasi Terdampak


LAPORAN : ARFIN TOMPODUNG

Bencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah Manado menyita keprihatinan banyak pihak. Teranyar, gerak solidaritas diperlihatkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara (Sulut). Aksi kemanusiaan dilakukan untuk membantu korban terdampak bencana alam. Beragam bantuan disalurkan. 

Tak hanya melibatkan kader di Manado, namun semua pengurus di Sulut baik eksekutif maupun legislatif ikut bergerak. Hal itu disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut, Franky Wongkar.

Penyaluran bantuan bagi korban bencana alam di Manado disebut sebagai bentuk kepedulian dari PDIP untuk warga. "Jadi kita semua bergerak di Sulut, partai kami terkenal dengan gotong royong jadi partai kami bergerak, baik eksekutif maupun legislatif," kata Wongkar  yang baru saja terpilih sebagai Walikota Minahasa Selatan ini, Senin (18/1), di eks Sekretariat DPD Sulut jalan Rike, Kota Manado.

Dia menjelaskan, pasca bencana alam terjadi pihaknya langsung bergerak ke lapangan. Mereka langsung membuka dapur umum untuk masyarakat yang terdampak tanah longsor.

"Kita bagikan bantuan. Kami dari kemarin sudah menyiapkan dapur umum sehingga setiap saat kita membagikan makanan untuk mereka yang terkena banjir," tuturnya.

Di sisi lain, dirinya menghimbau agar adanya kesadaran masyarakat untuk sedapat mungkin menghindari kawasan rawan bencana. "Apabila ada hujan lebat deras menghindari tempat-tempat yang rawan terjadi bencana. Seperti longsor menghindari ke pantai, pohon besar, di bawah tiang listrik. Dengan begitu resiko-resiko mengamini bencana akan terhindar. Walaupun kita Amini harus bermohon ke Tuhan supaya ada perlindungannya," ujarnya. (***)

 


Komentar