Lokasi Wisata Terancam Diserobot, Warga Mahembang Mengeluh

Terungkap Saat Reses DPRD Sulut


LAPORAN : ARFIN TOMPODUNG

Keluh masyarakat Desa Mahembang, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, meletup. Adanya oknum yang diduga akan menyerobot lokasi wisata pantai dari masyarakat jadi penyebab. Wakil rakyat pun jadi sandaran aspirasi.

Polemik tersebut terkuak saat para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan laporan hasil resesnya, baru-baru ini. Problem tersebut diungkap sejumlah anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Minahasa-Tomohon.

"Masyarakat Desa Mahembang, Kecamatan Kakas meminta bantuan pemerintah terkait adanya oknum yang akan menyerobot pengelolaan tempat wisata pantai dari masyarakat," ujar anggota dewan Imelda Rewah saat membacakan laporan hasil reses dapil Minahasa-Tomohon, baru-baru ini, di suasana rapat paripurna DPRD Sulut.

Selain itu masalah infrastruktur jalan menjadi sorotan. Utamanya akses yang menuju ke lokasi wisata. "Desa Mahembamg, Desa Tumpaan, Desa Kaweng mengharapkan pengaspalan untuk jalan menuju pantai Mahembang dan pantai Tanjungan," tutur politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Masyarakat Mahembang pula berharap agar ada bantuan pembangkit listrik. Itu berupa genset dan solar cell di lokasi wisata pantai Mahembang. "Karena sampai saat ini belum tersedia," tuturnya.

"Masyarakat Desa Mahembang maupun Desa Tumpaan juga meminta bisa diperlengkapi dengan akses telekomunikasi dan pengadaan tower," kuncinya. (***)


Komentar