Banjir Teror Manado, Kawasan Padat Penduduk Mulai Tergenang

Fraksi PDIP Soroti Kinerja Kadis PUPR Manado


LAPORAN : DEVY KUMAAT

Persoalan banjir di Kota Manado tak kunjung tuntas. Kondisi itu kembali terlihat pada musim penghujan saat ini. Sejumlah lokasi langganan banjir dilaporkan mulai tergenang air. Wakil rakyat Kota Manado pun bersuara. Kinerja pemerintah disorot. Instansi terkait dinilai lalai dan kurang maksimal melakukan upaya antisipasi.

Sorotan tajam itu dilayangkan fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menanggapi kondisi di seputaran SPBU Tikala, Kantor Camat Wenang dan Kantor KPU Manado yang terendam air, Selasa (4/8) kemarin. "Padahal lokasi-lokasi ini sudah sejak dulu diketahui menjadi daerah langganan banjir dan seharusnya ada antisipasi atau penanganan sehingga persoalan banjir tidak terjadi berulang-ulang,” sorot Sekretaris Fraksi PDIP Jimmy Gosal SH MH.

Sebagai wakil rakyat, Gosal menyebut pihaknya tidak hanya diam melihat kondisi ini. Bahkan dirinya bersama personil Komisi III DPRD Manado sudah sering melakukan peninjauan langsung dan menyampaikan kondisi itu ke instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Tapi yang kami sangat sayangkan masukan dari kami tidak digubris pimpinan instansi itu (PUPR, red)," tutur Gosal.

Legislator dari Dapil Wenang-Wanea ini menandaskan, tahun 2016 lalu lokasi tersebut pernah terendam air dengan ketinggian di atas satu meter. Namun sampai sekarang pengendaliannya dinilai tak pernah terdengar ada. Dia pun meminta ada penanganan jelas dari pemerintah.

“Ini harus diperhatikan, kalau perlu Kepala Dinas PUPR Manado diganti saja karena tak mampu memanajemen instansinya dalam membangun infrastruktur khususnya penanganan banjir supaya masyarakat tidak terus menerus dilanda kekhawatiran akan bencana yang terjadi berulang-ulang,” tegas Gosal.

Senada disampaikan perSonil Fraksi PDIP Andre Gerungan SH.  Menurut dia, kondisi hujan saat ini telah menyebabkan genangan air di wilayah padat penduduk.

“Penanganan banjir seharusnya diprioritaskan, apalagi infrastruktur yang ada saat ini tidak lagi memadai dan sudah sejak lama rusak. Jika persoalan ini dapat diperhatikan pemerintah maka warga tidak akan khawatir saat musim hujan seperti saat ini,” kata Gerungan yang juga selaku Ketua Badan Kehormatan DPRD Manado ini.

Gerungan mengingatkan pemerintah, penanganan yang jelas dan transparan harus diberlakukan sehingga ke depan persoalan banjir tidak terus menerus terjadi. "Jadi sekali lagi harus ada perhatian serius soal ini karena masyarakat butuh reaksi cepat pemerintah, termasuk di wilayah-wilayah rawan banjir di Manado," pungkas politisi muda potensial itu. (devy kumaat)


Komentar