205 Kasus DBD Serang Minut

Tersebar di 11 Kecamatan


Airmadidi, MS

 

Serangan virus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), tinggi. Hingga triwulan ke empat di Tahun 2018, tercatat 205 warga menderita penyakit mematikan ini. Warga pun dihantui rasa was-was.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Minut, dr Rina Widayati MKes mengatakan, memasuki bulan ke-10, ada 205 kasus DBD. Itu tersebar di 11 Puskesmas se-Minut. "Tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu, karena Tahun 2017 lalu, kami hanya menangani 95 kasus DBD," beber Rina

Dari 205 kasus DBD ini, yang paling banyak ada di Puskesmas Kauditan. Data diperoleh, 103 warga terserang DBD dirawat di Puskesmas Kauditan.

Beruntung, kendati angka penderitanya tinggi, namun tidak ada satupun dari penderita DBD yang meninggal dunia. “Tapi kami terus mengingatkan masyarakat agar terus melakukan gerakan mematikan bintik nyamuk. Ini dimaksudkan agar pencegahan dilakukan sejak dini,” tegas mantan Kepala RSUD Maria Walanda Maramis Airmadidi ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong MSi mengatakan, dia prihatin dengan angka serangan DBD yang cukup tinggi. Grafiknya meningkat dari tahun sebelumnya. "Jadi kalau soal deman berdarah, ini keterkaitan dengan lingkungan, karena mereka berkembang pada endapan air apalagi hujan," ungkapnya.

Jadi, jelasnya, masyarakat harus sadar dan berbenah karena, sebab pencegahan DBD adalah tugas bersama. "Jadi selain pemerintah bergerak, masyarakat harus sadar dan terus menjaga kebersihan dengan menguras bak atau penampungan air. Itu untuk meminimalisir potensi nyamuk berkembang biak," jelasnya.(risky adrian)

 

Kasus DBD 2018 di Puskesmas se Minahasa Utara:

-Puskemas Kolongan: 25

-Puskesmas Airmadidi: 14

-Puskesmas Kauditan: 105

-Puskesmas Kema: 23

-Puskesmas Tatelu: 18

-Puskesmas Talawaan: 2

-Puskesmaa Batu: 5

-Puskesas Mumbune: 2

-Puskesmas Likupang: 8

-Puskesmas Wori: 1

-Puskesmas Tinongko: 2

 

Total 205

Sumber: Dinkes Minut

 


Komentar