JGE Mengkristal Cawali Golkar

DPD I: Hasil Survei PusdeHAM Sah


Tomohon, MS

Posisi Jilly Gabriella Eman, SE MM (JGE) menjadi ‘jagoan’ Partai Golongan Karya (Golkar) di Pemilihan Walikota (Pilwako) Tomohon, menguat. Merujuk hasil survei Pusat Studi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (PusdeHAM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Tomohon itu meraih elektabilitas tertinggi.

Popularitas JGE mengungguli dua srikandi Golkar lainnya yakni Syerly Adelyn Sompotan (SAS), Ir Miky Junita Linda Wenur MAP (MJLW) dan sejumlah kandidat yang ikut disurvei. JGE mendominasi dengan 30,4 persen, diikuti SAS 21,8 persen dan MJLW 9,6 persen. Survei kepada sekira 500 responden ini dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 19 Maret 2020. Data tersebut dipresentasikan pihak PusdeHAM di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Tomohon, Selasa (23/6) kemarin.

Dijelaskan Ketua Harian Partai Golkar Tomohon, Piet HK Pungus, PusdeHAm merupakan lembaga yang ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk melakukan survei di Kota Tomohon. Itu berkoordinasi langsung dengan DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut). “Jadi, tak ada Lembaga survei lain. Dan, hasilnya seperti ini. Masih ada survei selanjutnya dan kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Oleh sebab itu, para bakal calon agar terus melakukan sosialisasi di masyarakat,’’ ujar Pungus didampingi Sekretaris DPD Golkar Tomohon, Frets Keles, Selasa kemarin.

Hal itu dibenarkan Sekretaris DPD Partai Golkar Sulut, Rasky Mokodompit. Dia memastikan jika survei PusdeHAM Unair Surabaya, adalah sah. Menurut dia, DPP mempercayakan sekira 10 lembaga untuk melakukan survei terkait elektabilitas calon yang akan diusung Golkar. PusdeHAM, menurut Rasky, adalah satu dari sepuluh lembaga survei tersebut. PusdeHAM telah menandatangani kerjasama dengan DPD Golkar Sulut. “Jadi, hasil survei dari PusdeHAM ini adalah resmi,” terang Rasky, saat dikonfirmasi via telepon seluler, Selasa (23/6).

Selanjutnya, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut itu menerangkan, survei akan menjadi dasar untuk mengambil keputusan saat penentuan calon. Namun, untuk Kota Tomohon dan beberapa daerah lainnya termasuk Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim), masih akan dilaksanakan survei terakhir. Itu akan digelar sekitar bulan Juli. “Jadi, sebelum mengerucut ke satu orang, dari DPP akan melakukan survei terakhir pada bulan Juli. Kenapa, karena untuk Tomohon ada lebih dari satu calon,” tuturnya.

Seperti diketahui, survei menjadi salah satu parameter DPP Partai Golkar dalam menentukan kandidat di pilkada. “Tentu saja ketika JGE unggul dalam survei, itu adalah hal yang wajar. Memang JGE sudah dikenal masyarakat Tomohon lewat aksi-aksi nyata yang dibuatnya membantu masyarakat. Saya kira, ini menjadi modal besar JGE untuk menjadi Cawali (calon walikota) dari Partai Golkar. Buktinya beliau menang survei. Tentu, sebagai kader kami siap untuk berjuang dan memenangkan JGE pada pilkada mendatang,” kunci Ketua Golkar Tomohon Timur, Jack Malonda.(victor rempas)

 


Komentar