Pilkada Bolsel, Nasdem Kans Hadang PDIP


Bolaang Uki, MS

Tensi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tahun 2020 ini, masih stabil. Gerak partai hingga geliat kontra antar sesama pasangan calon, belum terlihat.

Terbukti, sampai sejauh ini, baru pasangan petahana Iskandar Kamaru dan Deddy Abdul Hamid (Berkah) yang menyatakan diri akan maju. Mereka diback up penuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kondisi politik ini membuat berbagai spekulasi dari sejumlah kalangan masyarakat menyembul. Potensi pasangan petahana akan berhadapan dengan kotak kosong menyeruak.

Menariknya, hal itu justru dibantah Partai Nasional Demokrat (NasDem). Ketua Nasdem Bolsel Muhammad Paputungan menegaskan, partainya siap ambil bagian dalam pesta domokrasi di Kabupaten Bolsel. “Sebaiknya proses demokrasi nanti lebih diperkaya dan NasDem siap untuk itu,” tandas Anggota DPRD Bolsel ini.

Dia menegaskan, setiap Partai Politik (Parpol) harus bisa mewarnai pesta demokrasi. Disebutkannya, ada banyak figur yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di NasDem. “Selain di tingkat DPD (Kabupaten) NasDem, ada juga figur yang mendaftar langsung di tingkat DPW (Provinsi),” ujarnya.

“Nantinya akan ada Tiga nama yang akan diusul ke tingkat DPP untuk menentukan siapa yang bakal diusung dan untuk saat ini masih dilakukan penjaringan dengan metode survei,” sambung dia.

Di sisi lain, soal usung mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada nanti, langkah NasDem tak semulus PDIP yang mengantongi 11 kursi  atau 55 persen di DPRD Bolsel. Pasalnya, dengan modal dua kursi di DPRD Bolsel, NasDem harus berkoalisi dengan partai lain, minimal mencapai empat kursi. “Sejauh ini belum ada komunikasi resmi dengan partai lain terkait koalisi di Pilkada Bolsel. Tapi, kami yakin akan memperoleh tiket di Pilkada nanti,” tambahnya.

Paputungan juga mengaku, NasDem cukup intens berhubungan dengan partai lain. “Tapi sifatnya komunikasi biasa. Bukan resmi membahas soal koalisi, salah satunya Golkar,” akunya.

Terpisah, Ketua Golkar Bolsel Hartina Badu, justru memilih tidak berkomentar banyak ketika dimintai tanggapannya terkait langkah mereka di Pilkada. “Masih menunggu petunjuk partai,” lugas Wakil Ketua DPRD Bolsel ini.(hendra damopolii)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting