Tradisi BMR Dua Kursi di Senayan Kandas


TRADISI Bolaang Mongondow Raya (BMR) memiliki dua wakil rakyat di senayan, pupus. Hasil rekapitulasi suara pemilihan calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara (Sulut) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) jadi acuan.

Daerah Totabuan dipastikan hanya akan diwakili  H Herson Mayulu (H2M). Eks Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) itu sukses meraih 1 kursi dari 6 kursi yang diperebutkan. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sukses memperoleh 105.533 suara, berdasarkan hasil pleno KPU Provinsi Sulut di 15 kabupaten/kota.

Rasa syukur pun dipanjatkan, Papa Ven sapaan akrabnya. Meski begitu, Herson terkesan masih kurang puas dengan hasil yang diraih oleh BMR di pileg tingkat DPR. Ia sempat menyinggung soal kekompakan masyarakat BMR.

“Padahal di BMR pemilihnya sesuai DPT (Daftar Pemilih Tetap) berjumlah empat ratus ribu lebih. Dengan angka itu, BMR harusnya bisa mengutus dua perwakilan ke DPR RI,” sentil Herson, saat menyampaikan sambutan diacara buka puasa bersama dengan seluruh tim dan simpatisan H2M di Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat, Minggu (12/5).

Ia sendiri mengaku hanya meraih 75 ribu suara se BMR. Sedangkan 100 ribu memilih calon DPR RI dari BMR, tetapi terbagi ke beberapa caleg yang belum terpilih. Sementara seratus ribu lebih suara lainnya disumbangkan ke caleg dari luar BMR. “Saya tentu sangat berterima kasih atas dukungan warga BMR. Hanya saja, yang saya sesalkan BMR mestinya mengutus 2 kursi di DPR,” bebernya lagi.

H2M sendiri menduduki posisi kedua terbanyak setelah caleg PDIP nomor urut 1, Adriana Dondokambey yang mendulang 178.218 suara. “Beruntung suara saya masih tembus diangka seratus ribu lebih. Kedua terbanyak setelah ibu Adriana. Sedangkan caleg terpilih lainnya, memiliki suara dibawah 100,” papar Herson.

Capaian itu dinilai  merupakan hasil kerja kerja keras dari tim serta  kerja-kerja politik yang dilakukan selama tahapan Pemilu. “Ini semua tentu karena doa dan kerja keras dari tim serta dukungan dari masyarakat. Saya berharap, seluruh tim dan masyarakat akan terus memberikan doa agar kiranya saya dapat diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah yang diberikan rakyat Sulut, khususnya warga BMR,” pungkasnya.

Diketahui dalam 2 periode pileg DPR RI dapil Sulut, BMR selalu mengutus dua perwakilan. Di periode 2009-2014, BMR diwakili Yasti Soepredjo Mokoagow (PAN) dan Aditya Anugrah Moga (Golkar). Kemudian di periode 2014-2019, BMR kembali mengutus Yasti dan Aditya. Namun, Yasti mengundurkan diri dan diganti, Bara Hasibuan dan Aditya yang terseret kasus dugaan suap diganti Jerry Sambuaga.(hendra damopolii)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting