Luntungan-Rumantir Laku Di Mitra

GRAFIS PEROLEHAN SUARA DPD RI


Ratahan, MS

Mantan Bupati Minahasa Selatan Ramoy Luntungan ‘masih laku’ di Minahasa Tenggara (Mitra). Buktinya, Luntungan meraup suara terbanyak, 13.073, dalam kontestasi pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, khusus di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Bumi Patokan Esa.

Hal sama pun berlaku bagi mantan Calon Gubernur Sulut Maya Rumantir yang juga terjun di calon legislatif DPD itu. Nyaris tak ada sosialisasi, Rumantir mendapatkan simpati konsituen dan masuk sebagai kandidat terbanyak kelima, 7.119 suara, berdasarkan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mitra, waktu lalu.

Sementara, sejumlah figur mentereng lainnya dari kalangan tokoh agama mulai dari HWB Sumakul dan Ir Stefanus BAN Liow berada di urutan ketiga dan keempat masing-masing meraup 10.388 dan 8.356 suara.

Dilain pihak, pendatang baru lainnya, Pricylia E Rondo SS menjadi terbanyak kedua setelah Luntungan, dengan meraup suara sebanyak 10,597. "Kalau kelas DPD tampaknya figur masih menjadi patokan warga untuk memilih. Buktinya, hampir semua caleg DPD nyaris tak pernah melakukan sosialisasi. Namun dukungan kepada figur-figur ini terlihat jelas dalam hasil pleno," ungkap Fenly Waas salah satu pemerhati politik di Mitra, kemarin.

Menurut dia, figur yang telah tersosialisasi jauh sebelumnya, tampaknya menjadi indikator kuat warga dalam menentukan pilihan, khususnya di Caleg DPD ini. "Pak Luntungan misalnya, dia dikenal sebagai Bupati Minsel, selanjutnya terjun ke kontestasi pemilihan gubernur waktu lalu. Maya Rumantir dulunya dikenal sebagai penyanyi daerah terkenal ditingkat nasional, jadi rata-rata pemilih ada diusia sebayanya, ditambah dirinya yang juga beberapa kali turun ke pesta demokrasi seperti ini," tuturnya.

Sedangkan, caleg yang masuk dalam lima besar lainnya yakni HWB Sumakul dan Stefanus BAN Liow, terlebih dulu dikenal sebagai tokoh agama pada organisasi keagamaan terbesar di Sulut. "Kalau keduanya sudah terlebih dahulu dikenal, jadinya warga khususnya GMIM, sudah mengenal mereka. Namun intinya, semua kembali pada pilihan pribadi warga Mitra," pungkas Waas. (recky korompis)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting