Foto: Andrei Angouw
Deprov Dorong Pemilu Elektronik
Banyak Petugas Meninggal
Manado, MS
Perhelatan pesta demokrasi 2019 telah merenggut ratusan nyawa. Desakan publik untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pemilihan umum (pemilu) serentak mengalir kencang. Wacana mengganti dengan metode pemilihan elektronik ikut didorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).
Pemerintah serta penyelenggara pemilu di tingkat pusat diharap segera melakukan inovasi-inovasi baru. Dalam rangka untuk lebih mempermudah pelaksanaan pemilu mendatang. Evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu dinilai penting untuk dilakukan. Utamanya membertimbangkan terkait pemilu berbasis elektronik. "Kalau bisa, e-voting lebih bagus," kata Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, Selasa (7/5), saat dihubungi.
Menurutnya, bila pelaksanaan e -voting benar-benar akan diterapkan pada pemilu mendatang maka perlu pengujian terlebih dahulu. "Musti diuji dulu, harus dipastikan tidak rawan dihack atau disalahgunakan," ujar anggota dewan provinsi (deprov) dapil Kota Manado tersebut.
Selain itu, penghuni gedung rakyat ini menjelaskan, dengan sistem pemilu yang diterapkan saat ini, maka Bendahara PDIP Sulut itu mengusulkan agar rekapitulasinya mesti di tingkatan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terlebih dahulu. "Sebaiknya rekap PPS dulu kalau masih sistem begini," kuncinya. (arfin tompodung)












































Komentar