Menteri Mukhtarudin dan Gubernur Yulius Sepakat Perkuat Pekerja Migran Asal Sulut
Manado, MS
Satu lagi menteri hadir di Sulawesi Utara. Langsung menjajaki kesepakatan, dilakukan oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Mukhtarudin dengan Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE, Jumat (24/4/26).
Hal tersebut langsung pula bagi Pemerintah Provinsi Sulut memperkuat komitmen dalam melindungi dan meningkatkan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dibukukan saat itu pula, yakni penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Disaksikan, Sekretaris Jenderal dan jajaran pejabat Eselon 1 BP2MI.
Menteri Muktharudin turut katakan bahwa peningkatan kompetensi dan jaminan perlindungan bagi para pekerja merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden Prabowo dalam amanatnya berpesan akan dioperasionalkan secara maksimal dengan tetap mengedepankan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Tujuannya, agar setiap tenaga kerja yang berangkat telah melalui prosedur legal dan memiliki bekal keahlian yang mumpuni sehingga mereka memiliki daya saing tinggi saat bekerja di luar negeri,"kata menteri.
Proses MOU tersebut, berguna menghadirkan tata kelola perlindungan yang lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan bagi warga Sulut yang bekerja di mancanegara serta untuk menekan potensi permasalahan yang kerap dihadapi di luar negeri.
Gubernur Yulius merespon, sekaligus menyambut baik, sembari menilai, pemerintah pusat punya komitmennya baik pula.
Dinilainya, inisiatif ini sangat penting mengingat Sulut merupakan salah satu provinsi yang aktif mengirimkan pekerja migran ke berbagai negara tujuan, termasuk Jepang.
Menurut dia, kolaborasi ini tersebut sangat membantu masyarakat Sulut dalam mempersiapkan diri secara matang sebelum berangkat menuju negara penempatan.
Ucapan terima kasih atas inisiatif dari Menteri BP2MI langsung disematkan gubernur, sembari berkata dengan kerja sama itu tentu akan sangat membantu para tenaga kerja asal Sulut.
"Ya benar, sangat membantu sekali bagi mereka yang akan mempersiapkan diri bekerja di luar negeri secara legal. Komitmen ini memastikan bahwa setiap warga kita mendapatkan perlindungan maksimal dan tata kelola yang lebih baik selama mereka berada di luar negeri,"ungkap gubernur.
Hadir saat itu, Plh Sekretaris Provinsi, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Kesehatan serta jajaran BP2MI. (DevyKumaat)














































Komentar