Royke Tangkawarouw Terima Satyalancana Karya Satya di Hari Ulang Tahun ke-23 Kota Tomohon
Tomohon, MS
Dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kota Tomohon, sebuah momen berkesan turut menyemarakkan perayaan tersebut. Pada hari itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tomohon, Royke Maykel Tangkawarouw, ST, M.Si, menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya yang disematkan langsung oleh Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk.
Penghargaan tingkat nasional ini terasa semakin istimewa karena diberikan tepat saat Kota Tomohon merayakan perjalanan usianya yang ke-23 tahun. Penyematan penghargaan ini bukan sekadar seremoni seremonial, melainkan sebagai pengakuan atas pengabdian panjang Royke dalam menjalankan tugasnya. Ia selama ini dikenal bekerja secara senyap namun konsisten, dari tahap perencanaan hingga turun ke lapangan memastikan pembangunan kota berjalan dengan baik.
Royke menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk terus menjaga integritas dan konsistensi dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi agar dirinya dan seluruh ASN di lingkungan OPD tetap berkomitmen memberikan yang terbaik bagi pembangunan kota.
Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Satyalancana Karya Satya bukanlah garis akhir, melainkan dorongan agar ASN yang menerima penghargaan tetap menjadi teladan di lingkungan kerjanya. Bagi ASN yang belum mendapatkan penghargaan ini, diharapkan dapat menjadikannya sebagai pemicu untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam melayani masyarakat.
Satyalancana Karya Satya sendiri merupakan tanda kehormatan negara yang diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menunjukkan kesetiaan, kecakapan, serta pengabdian tanpa cela dalam kurun waktu tertentu. Secara historis, penghargaan ini menjadi simbol jasa dan pengabdian tulus kepada negara dan bangsa.
Di tengah perayaan ulang tahun kota, momen ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal gedung dan infrastruktur, tetapi juga tentang orang-orang yang setia dan berdedikasi di balik layar. Semangat pengabdian inilah yang menjadi pondasi utama dalam menjaga kemajuan dan kemakmuran Kota Tomohon. (RommyKaunang/*)









































Komentar