Perumda Pasar Manado Jamin Pedagang Berjualan Jelang Nataru, Minta Tertib dan Teratur
Manado, MS
Direktur Utama Perumda Pasar Manado Lucky Senduk Sked mengatakan, langkah strategis di penataan pasar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tetap disiapkan.
Hal ini disampaikan saat konferensi pers di Kantor Perumda Pasar Manado, Senin (24/11/25).
Mendampinginya, DirOps Irving Biki dan Dirum Jeffrey Salilo.
Menurutnya, terhitung sejak 1 Oktober 2025, jajaran direksi turun ke setiap hari ke Pasar Bersehati, melakukan monitoring mulai pukul 03.00 hingga 08.00 WITA.
“Kami tetap di bagian memastikan Pasar Bersehati benar-benar siap menjelang Nataru,” kata Senduk.
Hal itu, dilakukan untuk mencegah semrawutnya pasar akibat aktivitas jual beli di area terlarang, terutama yang terjadi sejak September lalu.
Perumda Pasar sendiri membagi sektor penjualan mulai dari daging, ikan, sembako, sayuran hingga area barito sehingga setiap pedagang memiliki lokasi yang jelas.
Dimana, pedagang grosir diberi ruang bongkar muat dari pukul 03.00–06.00 WITA.
Tapi tidak diperbolehkan menjual eceran, demi menjaga persaingan yang sehat dengan pedagang resmi di dalam pasar.
“Kami mempertahankan fungsi area parkir, area makan, dan lokasi-lokasi yang telah ditetapkan. Aktivitas jual beli di area terlarang tentu merugikan pedagang resmi dan menimbulkan kekacauan,” terangnya.
Perumda Pasar Manado, turut memberikan kelonggaran berjualan 24 jam, namun hanya berlaku 7 hari sebelum hingga 3 hari sesudah Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, Perumda Pasar akan membuka Call Center pengaduan mulai awal Desember, agar masyarakat dapat menyampaikan keluhan secara langsung dan segera ditindaklanjuti.
Lucky turut ajak masyarakat Manado mendukung penataan pasar. Seperti, berbelanja hanya di sektor resmi, bukan di area parkir atau lokasi terlarang.
Terkait video viral di media sosial mengenai aksi protes seorang oknum pedagang di Pasar Bersehati, Senduk membenarkan kejadian tersebut.
Berlangsungnya insiden itu di Minggu (23/11/25) pagi, saat petugas melakukan penertiban pedagang liar.
Dalam video tersebut, seorang pedagang terekam melontarkan umpatan bersifat pribadi, bahkan menuduh Dirut dalam kondisi mabuk serta menyebut isu korupsi.
“Kami sangat menyesali tindakan tersebut. Itu mengganggu program kerja yang telah ditetapkan perusahaan,” tegasnya.
Ia memastikan bahwa Perumda Pasar akan mengambil langkah hukum terhadap tindakan yang mencemarkan nama baik serta meresahkan publik.
“Penertiban ini rutin sejak awal Oktober. Jadi bukan hal baru. Kami bertindak sesuai aturan,” ujarnya.
Lucky menjelaskan bahwa resistensi selama penertiban banyak datang dari pedagang yang tidak terdaftar sebagai mitra, namun ingin berjualan bebas tanpa iuran. Ia menepis isu bahwa PD Pasar mengistimewakan pedagang tertentu.
Tambahnya, penataan ini penting agar hasil revitalisasi Pasar Bersehati tidak sia-sia. Tidak ada pilih kasih. Semua bisa mendaftar, baik pedagang musiman maupun yang tetap.
"Perumda Pasar memastikan bahwa pedagang musiman mendapatkan tempat berjualan, asalkan melapor di Unit Pasar Bersehati atau kantor pusat yang buka hingga hari Sabtu," pungkasnya. (DevyKumaat)









































Komentar