Tiket Pesawat Mahal, Lily Binti : Berdampak ke Pariwisata Manado


Manado, MS
Wakil Ketua Komisi II DPRD Manado Lily Binti SE mengatakan, masih tingginya tiket pesawat ke Manado, memicu turunnya angka kedatangan turis ke Manado.

Padahal kedatangan itu, menurutnya, jadi salah satu faktor penunjang pendapatan daerah.

"Kota Manado sebagai daerah destinasi pariwisata telah membenahi apa saja yang fokusnya ke situ. Dan, contoh destinasinya yakni iven tahunan adalah Cap Go Meh. Tapi kalau tiket pesawat tinggi, turis lokal dari daerah lain bisa enggan datang," kata dia saat diwawancarai, Senin (16/3/25) di ruangannya.

Lanjutnya, tiket pesawat ke Manado masih menjadi mahal membuat turis lokal memilih alternatif tujuan wisata ke Singapura, Malaysia atau negara lain. Dimana, selain murah pertimbangan tertentu diperoleh.

Padahal, tawaran lokasi pariwisata di Manado juga Sulut sudah banyak lebih bagus dengan ifrastruktur yang sudah baik kini. 
Srikandi PDIP ini menilai, harga tiket yang terlalu melambung tinggi, itu membuat orang terkadang enggan datang ke Manado.

"Seharusnya, penururnan tiket pesawat agar Manado jadi salah satu pilihan kunjungan," ujar Binti.

Diperoleh keterangan, kalau Maskapai Penerbangan City Link untuk tiket Jakarta ke Lombok Rp 1,3 Juta tapi Jakarta ke Singapura harga Rp 700 Ribu.
Pun, Jakarta ke Bali Rp 1,4 Juta sedangkan Jakarta ke Kuala Lumpur Rp 700 Ribu. Seluruhnya dengan durasi terbang sama.

Di sisi lain, terkait perekonomian yang menurun ini ditambah efisiensi anggaran, turut mempengaruhi pula datang ke Manado berdarma wisata.
Sehingga, hanya orang-orang lokal Manado yang menikmati tempat-tempat pariwisatanya.
Ditambah, mengenai efisiensi yang membuat juga ada dampaknya ke pariwisata.

Terkait efisiensi itu, turut terdampak dari sisi iven hingga hunian hotel.
"Kemungkinan tinggal berharap ke turis-turis manca negara saja muncul," singkatnya.

Disinggung langkah antisipasi seperti apa diperlukan, dia menyebutkan berupa intervensi pemerintah pusat.
Guna, me-Follow Up ke pihak jasa penerbangan atau maskapainya untuk tak naik terus tiketnya.

"Bukan rana kami daerah tapi dari pemerintah pusat. Tapi, mudah-mudah di pemerintahan Gubernur Sulut Yulius Selvanus akan ada sinergitas dengan pemerintah pusat untuk kondisi ini," pungkasnya. (devy kumaat)




Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting