Foto: LPG 3kg langka (ilustrasi). Insert: Suphan Hasan.
Memasuki Ramadhan, Krisis LPG Landa Bolmut
Warga Mengeluh, Pemerintah Disorot
Laporan: Nanang Kasim
Kebutuhan gas warga Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tak terpenuhi. Hawa risau pun membungkus. Apalagi ‘bulan puasa’ telah berada di depan pintu. Para ibu rumah tangga (IRT) pun menjerit.
Dampak ketergantungan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram nampaknya mengalami puncaknya saat H-1 Ramadhan tahun 2019 ini. Krisis gas LPG melanda Bolmut.
Kondisi ini membuat warga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut tidak hanya tinggal diam. Instansi terkait didesak segera turun dalam mengatasi kelangkaan gas di pangkalan dan agen yang beroperasi.
Sabria, salah seorang IRT di Desa Boroko Kecamatan Kaidipang, mengeluh. Akibat kelangkaan gas melon tersebut membuat para IRT kesulitan memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.
"Gas elpiji 3 kilogram sulit didapat di warung-warung dan pengecer. Bahkan ada warung yang kosong? stoknya beberapa minggu terakhir,” terang Sabria.
?Dia khawatir, jika tidak segera diambil langkah tegas, kelangkaan gas akan terus berlanjut hingga Ramadhan.? Ia pun meminta instansi terkait segera turun mengatasi kelangkaan gas tersebut.
"Kami bingung mau memasak kalau masih terus langka. ?Apalagi, berdasarkan keterangan warga ada di daerah lain, tabung gas 3 kilogram sulit didapat hampir sebulan terakhir," terangnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah Bolmut, Farham Patadjenu, ketika dihubungi via telepon selulernya, belum tersambung.
Menangapi persoalan ini, anggota Komisi II Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut Suphan Hasan mengaku prihatin. Ia menyayangkan adanya kelangkaan LPG ukuran 3 Kilogram tersebut. Padahal pihaknya pada beberapa waktu lalu telah mengingatkan Pemkab Bolmut untuk dapat mencari solusi terhadap persoalan ini.
“Terbukti apa yang kami khawatirkan telah terjadi. Dengan keadaan ini tentunya para IRT sangat terganggu. Untuk itu bupati harus memberikan teguran keras kepada instansi terkait,” tegas Hasan. (*)












































Komentar