Perebutan Kursi Dapil IV Minut Panas
Tiga Caleg Klaim Unggul Perolehan Suara
Airmadidi, MS
Tensi politik pasca penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) masih tinggi. Teranyar, ‘perang dingin’ tersaji di arena perebutan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Kauditan dan Kema.
Meski penetapan hasil pemilu belum diumumkan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), klaim berhasil merebut 1 kursi terakhir diserukan para kontestan dari tiga partai politik (parpol). Adalah Jemmy Karamoy calon Partai Golkar, Stevano Pangkerego dari Partai Demokrat dan Leonardo Sundah dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Diperoleh informasi, perang klaim unggul antara masing-masing pihak dipicu tipisnya perolehan suara berdasarkan hitungan rekapitulasi di tingkat kecamatan.
Masing-masing kontestan menuding ada yang berbeda dari data yang dikantongi. Bahkan, sampai terakhir pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), sejumlah partai mempertanyakan ada indikasi mencurigakan sehingga ada terjadi pengurangan suara di data C1 yang dikantongi masing-masing parpol.
“Kami yakin untuk memperebutkan kursi terakhir di Dapil IV sudah milik Golkar, kalaupun ada yang menyebutkan milik partai lain, kami siap membeberkan data yang dimiliki karena banyak keganjalan yang kami temukan. Kami juga siap menggugat,” tegas Rudi Ismail, Liaison Officer (LO) Partai Golkar Minut.
Sementara itu, sumber resmi dari Partai Demokrat menyampaikan, sesuai hasil pleno tingkat kecamatan, total perolehan suara Demokrat hanya beda 3 dengan PSI dan untuk Golkar sudah beda 13. “Ini untuk memperebutkan kursi terakhir. Otomatis kami berhasil menambah perolehan kursi Demokrat di DPRD Minut,” tegas sumber.
Di satu sisi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI Minut Leonardo Sundah mengatakan, pihaknya sedang menunggu pleno resmi KPU. “Nantinya kami akan buktikan saat pleno KPU berjalan,” tegas Sundah.(risky adrian)












































Komentar