4 Poin Kesepakatan Damai Perumda Pasar Manado dan Tim Penginjil Jalan Rajwali Tercapai


Manado, MS
Pihak Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado dan pihak Tim Penginjil Jalan Rajawali akhirnya dipersatukan di Pasar Bersehati, Sabtu (18/5/24).
Ketua Badan Musyawarah Antar Agama (BAMAG) Sulut Pdt Johan Manampiring STh menjadi mediatornya.

Pendeta Manampiring mengatakan, pertemuan kedua pihak berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan damai.

"Keadaan damai itu, terlihat dari Dirut Perumda Pasar Manado Lucky Senduk SKed yang terbuka hati, lapang dada menerima temu damai yang Roh kudus kerjakan dalam hati semua pihak," kata Manampiring.

Ada pun poin yang disepakati, yaitu :
1. Setelah berbuka hati terjadi saling memaafkan serta terus menjaga kondusifitas daerah kita yang telah mendapatkan piagam kota ter-rukun di Indonesia.
2. Sepakat untuk saling menjaga toleransi yang yang sudah membudaya tercipta turun temurun dari generasi ke generasi.
3. Sepakat menopang program pemerintah membangun masyarakat maju dan sejahtera.
4. Sebagai bukti konkritd dengan makan dan foto bersama dengan slogan Haleluyah Puji Tuhan.

Dilanjutkan Manampiring, pentingnya menjalin komunikasi yang baik antar sesama dalam hal ini.
 "Miskomunikasi dapat memicu gap antara orang beriman. Dan, setelah melalui doa dan percakapan, terbuka saling pengertian hingga berlanjut ke perjamuan kasih merayakan hari sukacita Roh Kudus," ujarnya.

Sementara itu, Dirut Perumda Pasar Manado Lucky Senduk mengakui, pertemuan dengan Tim Penginjil Jalan Rajawali pimpinan Pendeta Jerry Sanger itu merupakan pekerjaan dari Roh Kudus. 
"Bersyukur adanya pertemuan ini, dan semua jadi karena tuntunan Roh Kudus. Tuhan pertemukan kita bersama melalui hidangan perjamuan kasih bersama," kata Senduk. 

Senada dijelaskan Pdt Jerry, kalau pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan ke masyarakat bahwa polemik yang terjadi sudah diselesaikan dengan saling memaafkan. 
"Pertemuan ini tujuannya agar semua bisa baik adanya, tidak lagi ada kasak-kusuk. Makanya baik dari Pak Lucky (Dirut) dan teman-teman tim kami sama-sama saling memahami, menyadari terlebih saling memaafkan," jelasnya. 

Dia pun menuturkan, sejak awal tidak ingin berlarut-larut, dan harus diselesaikan secepatnya, agar tidak semakin melebar. 
Sehingga, lewat pertemuan itu, masalah sudah tuntas. Tidak ada lagi persoalan yang harus diselesaikan. 

"Kini kita, bersama-sama kembali menjaga kebersamaan, kerukunan, terlebih kami dalam penginjilan jalanan akan terus melanjutkan misi kami sesuai panggilan," tukasnya. 

Pendeta Jerry menepis isu, bahwa dirinya dan tim telah menerima suap menyelesaikan masalah ini. 

"Sebagai hamba Tuhan, saya menyatakan biar Tuhan yang jadi saksi dan berperkara. Saya mantan preman dan bertobat, tidak mau jadi pengecut dihadapan Tuhan. Saya mempunyai niat hati yang murni agar daerah kita Manado dan Sulut tetap ada nilai-nilai kebersamaan, toleransi yang kuat serta mendatangkan damai sejahtera," tegasnya mengakui.

Hadir pula di pertemuan Steven Liouw, Benny Lumangkun, Yopi Wonte dan lainnya. (devy kumaat)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting