Foto: Kegiatan sosialisasi peran Ormas dalam menyukseskan Pemilu tahun 2019.(Foto.Ist)
Gerakkan Puluhan Ormas, Wujudkan Pemilu 2019 Sukses
Semangat Perdamaian dari Kota Tomohon
Laporan: Victor REMPAS
KOTA Tangguh kembali jadi inisiator. Semangat perdamaian dan kerukunan, masif disebar. Komitmen bersama itu meletup jelang pelaksanaan pesta demokrasi, Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
Itu mencuat dalam sosialisasi bertajuk ‘Peran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Dalam Menyukseskan Pemilu Tahun 2019’ yang digelar di Aula Rapat Hotel Wise Tomohon, Selasa (2/4). Eksistensi Ormas di Kota Sejuk, kembali terangkat. Itu dalam kaitannya dengan pelaksanaan Pemilu tanggal 17 April mendatang.
Pada forum yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini, kontribusi sekira 69 Ormas aktif yang terdaftar di Pemerintah Kota (pemkot) Tomohon, ikut diminta. Utamanya, menjadi agen sosialisasi di masyarakat bagi kesuksesan hajatan Pemilu 2019.
Seperti disampaikan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE). Dia berharap Ormas menjadi bagian dari kesuksesan pesta demokrasi di Indonesia khususnya di Kota Tomohon.
Sebagai organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan dan tujuan, Ormas diharapkan proaktif untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila.
“Ormas senantiasa hadir dan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan dan menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Oleh sebab itu, patut dicatat dalam sejarah keberadaan Ormas pada bangsa dan negara ini,” terangnya.
Merujuk perkembangan dan keberadaan regulasi, ia pun berharap, pengurus Ormas menyamakan persepsi terhadap kebijakan peraturan yang mengatur tentang Ormas dalam upaya mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia serta menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI melalui Pemilu 2019 dengan aman, tertib dan damai. “Di sini peran Ormas sangat dibutuhkan. Lewat forum ini, kami berharap agar semangat kerukunan, toleransi dan kebersamaan di Kota Tomohon dapat kita bagikan bagi Sulut bahkan Indonesia utamanya dalam menghadapi pesta demokrasi serentak saat ini,” lugas Tokoh Kerukunan di Indonesia itu.
Selanjutnya, sejumlah narasumber dalam sosialisasi ini sepakat dan berharap, Ormas menjadi agen sosialisasi pelaksanaan Pemilu. Khususnya dalam menekan terjadi golongan putih (golput), peningkatan partisipasi masyarakat saat pemilu serta mewujudkan gelaran pesta demokrasi yang aman, damai dan nyaman. Kemudian, ikut bersama-sama mengawal tahapan pemilu sehingga menjadi baik, kualitas hasil dan kualitas dampak yang baik. Di sisi lain, narasumber pun mengingatkan independensi Ormas. Artinya, Ormas tidak terlibat dalam mencari suara, karena bukan bagian dari parpol.
“Upaya Pemkot Tomohon melalui Badan Kesbangpol ini patut diapresiasi. Karena, tanggung jawab untuk kesuksesan Pemilu bukan hanya oleh pihak penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu saja. Tapi, seluruh stake holder termasuk pemerintah,” tandas Akademisi Unsrat, Dr Ferry Liando.
“Kami optimis, Pemilu akan berlangsung aman dan damai. Asalkan, kewajiban kita semua termasuk Ormas dalam menjaga persatuan bangsa dapat diejawantakan,” sambung Kajari Tomohon melalui Kepala Seksi (Kasie) Intelejen Wilke Rabeta SH.
Untuk diketahui, menjadi narasumber pada sosialisasi ini, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda Tirajoh SH, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky Junita Linda Wenur MAP, mewakili Dandim 1302 Minahasa yakni Danramil Tomohon Kapten Inf Sulistio, Wakapolres Tomohon Kompol Joice Wowor mewakili Kapolres, Kasie Intelejen Wilke Rabeta SH mewakili Kajari dan perwakilan akademisi Dr Ferry Liando. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Tomohon Piet HK Pungus, Kaban Kesbangpol Ronny Lumowa, SSos MSi, tokoh agama dan tokoh masyarakat dan LSM di Kota Tomohon.(*)













































Komentar