Foto: Richard Sualang. Inzert atas foto : Gedung DPRD Manado, DPRD RI dna DPRD Sulut.
Ribuan Suara Digapai PDI Perjuangan ke DPRD Manado, Parliamentary Threshold Tercapai
Manado, MS
19456 suara hasil rekapan internal DPC PDI Perjuangan Manado bagi para legislatornya diperkirakan sudah dikantongi.
Total tersebut diambil dari pemilih di Manado sebanyak 30070 orang untuk kursi ke DPRD Manado usai pemilihan legislatif (pileg), Rabu (14/2/24).
Bahkan, tak hanya untuk Manado saja, capaian suara bagi legislator di tingkat kabupaten dan kota, provinsi dan pusat pun tertinggi tercatat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado dr Richard Sualang akui, data dari tim perhitungan cepat internal partai itu gambaran membanggakan.
"Suara untuk legislatif di Kota Manado, PDI Perjuangan berada di posisi puncak," kata Sualang, Kamis (15/2/24).
Sualang pun mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang telah menggunakan hak miliknya di bilik suara.
Sementara itu, usai hitung cepat atau Quick Count nasional di pileg dengan partisipan yang ikut 24 partai politik (parpol), termasuk 6 parpol lokal.
Sebanyak 204 juta lebih pemilih sudah menentukan pilihan yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten dan kota, 7277 kecamatan, 83771 desa.
Dan, telah memiliki ambang batas kursi sementara di parlemen alias Parliamentary Threshold atau telah mencapai 4 persen baru 9 dari 18 parpol nasional.
Artinya, syarat minimal perolehan suara agar sebuah partai politik bisa diikutkan dalam penentuan kursi di DPR dan DPRD.
PDI Perjuangan sendiri masuk karena unggul di sejumlah poling hitung cepat.
Di Manado PDI Perjuangan sebagai salah satu daerah pendongkraknya berdasarkan data yang dikumpulkan itu. Bahkan, berada di posisi tertinggi sementara untuk perolehan suara tersebut.
Sualang pun mengucapkan terima kasih atas pilihan warga terkait suara yang digapai partai berlambang moncong putih itu.
"Atas nama pimpinan DPC PDI Perjuangan Kota Manado, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilih pada pemilu di tahun 2024 ini," pungkasnya. (devy kumaat)






































Komentar