Mona Kloer Serap Aspirasi Warga di Molas, Sorot Ketling dan Bahas Usulan Pemekaran Lingkungan


Manado, MS  
Anggota DPRD Manado Mona C Kloer SH MH melaksanakan reses dengan mendatangi warga Kelurahan Molas Lingkungan V, Kamis (1/2/24).

Penyampaiannya, dijelaskan kalau reses itu bagian mereka seperti dilakukan di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kelurahan.

"Ketika usulan warga belum ter-cover maka reses jadi jembatan atau wadah pula," kata Kloer.

Saat kesempatan diberikan ke warga mengeluarkan keluhannya, tersampaikan hal ketidakhadiran ketua lingkungan (ketling).
Srikandi Partai Gerindra ini pun mengutarakan kekecewaannya.
Pasalnya, ketling itu bagian jembatan warga terkait tugas dan tanggungjawab yang diembannya.

"Seharusnya dia hadir, sebab lebih banyak tahu kondisi warga di wilayahnya," tegas legislator 2 periode ini.

Lanjutnya, ini merupakan kali kesekian ketling tak hadir seperti saat menggelar reses di Kelurahan Bailang.

"Kebutuhan masyarakat setempat bagian tanggungjawabnya. Sedangkan, pihak kecamatan dan kelurahan ada," tambahnya.
Bahkan, walikota dan wakil walikota sendiri respon terhadap kondisi Manado.

Proses reses pun tetap berjalan, dengan penyampaian seperti perbaikan infrastruktur jalan dan lainnya terangkat.

Menyoal pertanyaan tentang pemekaran lingkungan setempat yang sangat luas itu terangkat pula.

Dikatakan Kloer, kalau itu menjadi yang akan diteruskan ke DPRD Manado.

"Sewajarnya itu adalah usulan eksekutif, tapi dapat pula ditarik menjadi Perda inisiatif DPRD," terangnya.

Soal pelayanan publik pembuatan surat turut terangkat, lagi-lagi keluhan ke ketling setempat.
Pasalnya, penyebutan kalimat bahasa yang dirasakan warga tak selayaknya.

Terkait itu, mendapat penjelasan juga dari perwakilan kecamatan dan kelurahan yang hadir. Dan, penjelasan lain seputar infrastruktur dijawab utusan Dinas Perkim Manado.

Kloer menambahkan, sejauh ini persoalan tersebut turut jadi perhatian serius Pemkot Manado dan berjalan baik kini, layak pula diapresiasi.

Dia pun langsung mengajak warga meninjau langsung lokasi yang dikeluhkan warga.

"Keseluruhan usulan, sebagai poin pembangunan ke pemerintah tambahkan perhatian, agar dapat terlaksana di 2024," ungkapnya. (devy kumaat)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting