Foto: Tampak Walikota dan Wakil Walikota Manado selepas pembahasan dengan CEO Sulut United.
Walikota dan Wawali Manado Dukung SU, Manajemen Siap Topang Olahraga Sulut
Manado, MS
Pertemuan Walikota Manado Andrei Amgouw mengawali tatap muka bersama CEO Sulut United (SU) Mirza Hippy, Rabu (10/10/2023).
Selang sehari kemudian, Wakil Walikota (Wawali) Manado dr Richard Sualang ditemui Mirza dan jajarannya, Kamis (11/10/2023).
Walikota di kesempatan awal itu menyampaikan dukungannya terhadap perjuangan SU yang sedang menjelajahi kompetisi sepakbola Liga II.
“Saya harap SU bisa meraih kemenangan di laga menghadapi PSBS Biak, Jumat (13/10/1023) besok,” kata Walikota dihadapan para pengurus Sulut United dia.
Lanjutnya, ke depan di hasil-hasil pertandingan yang mulus maka peluang besar lolos bertarung di ajang serupa, yakni di Liga I bisa diperoleh.
Walikota penyuka klub sepakbola AC Milan kala dipakainya keseharian di luar aktifitas kerjanya, pun meminta ke manajemen dan pengurus SU mampu tembus ke Liga I itu, sehingga membawa kebanggaan bagu seluruh warga Sulut.
Sementara itu, wawali dalam kesempatan pertemuan mengatakan, sangat jelas kalau Pemkot Manado memiliki komitmen mendukung perjuangan SU di Liga II. Sampai, pemkot konsisten menggerakkan semua potensi yang ada guna mensuport SU.
Wawali menuturkan, eksistensi SU kini juga menjadi harga diri dan tanggungjawab warga Manado.
Pasalnya, kemajuan sebuah kota salah satu indikatornya jika ada sebuah klub sepakbola profesional, dan Manado kini punya Sulut United. Meski namanya Sulut tapi kiblatnya adalah kota Manado.
Sualang didampingi Staf Khusus Walikota Manado Steven Rondonuwu yang memiliki klub favorit asal Inggris yaitu Manchester United menuturkan, sepakbola saat ini sudah menjadi industri yang didalamnya ada investasi.
Dan tentu saja, perekonomian didalamnya kentara dan berputar sehingga menguntungkan sebagai pemasukkan bagi pemerintah di situ.
Terkait itu, wawali meminta itu harus dijaga. Agar, sama-sama saling menguntungkan, makanya pemerintah wajib memberi suport eksistensi Sulut United, UMKM pun akan berputar saat pertandingan.
“Dapat kami tawarkan sebagai solusi ialah membantu memasarkan distribusi tiket masuk. Bisa ke sekolah sekolah bisa juga akan dipasarkan ke ASN Pemkot Manado. Saat ini ASN ada 5000-an, 1000 saja yang beli karcis saat pertandingan kan lumayan membantu," tegas Sualang.
Tak luput, ke pihak SU, wawali memberi masukan untuk terus mengembangkan pembinaan sepak bola usia dini lewat Sekolah Sepak Bola (SSB).
“Dibentuknya itu, akan terjaga banyak stok pemain yang siap pakai dimulai dari anak-anak. Yang pasti tugas Pemkot saat ini ialah bagaimana mengembalikan pasion Persma Manado jaman dulu dan diberikan ke SU," jelasnya.
Ada pun, pertemuan tersebut adalah bentuk koordinasi dengan Pemkot Manado. Dimana, SU kini sedang dalam On Fire mengikuti kompetisi, dan berada di peringkat kedua sementara klasemen sementara di grup D Liga Pegadaian.
Mirza sendiri bersyukur karena dukungan penuh Pemkot Manado masih berlangsung, sehingga kontribusi mereka tetap ada.
Menyoal itu, disampaikan kalu mereka sudah membayar pajak hiburan hasil penjualan karcis.
"Itu selalu kami langsung realisasikan ke Bapenda, segala macam ijin serta administrasi yang berhubungan dengan pemerintah selalu kami selesaikan," tegasnya.
Dipaparkannya, jika manajemen SU bakal terus bersinergi dengan Pemkot Manado dalam memajukan kegiatan-kegiatan olahraga di daerah ini.
"Bukan hanya sepakbola, jika memungkinkan olahraga apapun di daerah ini bisa kami suport jika itu saling menguntungkan sehingga terjaga sinergitas bersama pemerintah dan seluruh warga Manado," papar Mirza.
Hadir dalam dua pertemuan tersebut Manager Tim Sulut United M Ridho, Media Officer-Public Relation Sulut United Vian Rondonuwu. (devy kumaat)







































Komentar