Foto: Salah satu bagian Kota Manado. (foto : devy kumaat) Inzert : Novri Mokoagouw.
BPS Beberkan PDRB Manado Tertinggi di Sulut
Manado,
MS
Kepala
Badan Pusat Statistik (BPS) Manado Ir Novri Mokoagouw mengatakan, angka per
kapita Rp 96.6 juta untuk Produk Domestik Bruto (PDRB) Manado masih teratas
se-Sulut.
Menurutnya,
itu salah satu indikator makro yang digunakan untuk melihat gejolak
perekonomian di suatu daerah. Sehingga, PDRB Manado di tahun 2022 itu sebesar
Rp 43,.9 triliun.
“Pendapatan
per kapita sebesar Rp 96.6 juta merupakan angka tertinggi di Sulut," kata
dia, Kamis (15/9/2023)
Lanjutnya,
karena tingginya aktifitas ekonomi di Manado membuat hal ini menjadi faktor
penarik para pekerja datang mengadu nasib di ibukota Sulut tersebut.
Berdasarkan
grafis yang diberikannya, diperoleh urutan daerah sebagai perbandingannya
adalah Bitung Rp 89.7 juta, Minahasa Utara Rp 75.1 juta, Minahasa Rp 58.1 juta,
Minahasa Tenggara Rp 52.08 juta, Tomohon Rp 49.7 juta, Minahasa selatan Rp 43.5
juta, Sitaro Rp 39.3 juta, Bolmong Rp 38.6 juta, Boltim Rp 38.2 juta, Sangihe Rp
37.2 juta, Bolmut Rp 35.2 juta, Kotamobagu Rp 35.1, Bolsel Rp 35.02 dan terakhir
Talaud Rp 27.5 juta.
Lanjut
Mokoagpouw, Manado menjadi madu yang menarik karena pusat bisnis yang besar di
provinsi Sulawesi Utara ada di Kota Manado, sehingga hal ini mendorong kontribusi
terbesar terhadap pembentukan PDRBdi Sulut.
Pun,
gejolak aktifitas ekonomi yang terjadi berdasarkan 17 kategori yang dihitung
nilai tambahnya pada tahun 2022 menunjukkan tren yang positif.
Aktifitas
ekonomi di Manado ditandai dengan perdagangan dan eceran yang ramai dikunjungi
oleh konsumen.
Di
samping, penunjang seperti hotel-hotel, restoran dan rumah makan serta pusat
pelayanan publik lainnya.
“Sektor-sektor
itu pula turut menyumbang dan memberikan Output terhadap perekonomian dan bisa
menghasilkan nilai tambah dari barang
dan jasa yang dihasilkan di kota Manado," jelasnya.
Tak
pelak, kondisi itu telah membuat peluang-peluang bagi pencari kerja untuk
mengadu nasib di kota Manado. Dan mengantisipasinya, lewat ketersediaan
sumberdaya manusia yang kompetitif. Termasuk, adanya UMK Manado yang tinggi
jika dibandingkan dengan daerah lain.
Tambah
dia, indikator pendukung meningkatnya perekonomian di Manado karena turut ditunjang
infrastruktur yang memadai.
“Dan
hal ini juga karena ditopang oleh pembangunan dan penataan infrastruktur yang
telah terlaksana di Kota Manado sehingga memberikan kontribusi terhadap
perekonomian yang menjadikan faktor dalam menunjang pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
(devy kumaat)






































Komentar