Foto: Suasana Perayaan HUT SMP Kristen Tomohon. (Insert: Kepsek Johny Roring SPd MPdk)
Syukuran HUT ke 94 SMP Kristen, Berlangsung Meriah
Tomohon, MS
Pelaksanaan syukuran Hari Ulang Tahun SMP Kristen Tomohon, Kamis 7 September 2023 siang tadi berjalan meriah. Betapa tidak, seluruh civitas sekolah, para alumnus dan para undangan sekolah tertua di Kota Tomohon ini, menghadiri dan mengikuti jalannya kegiatan syukuran tersebut.
Kepala Sekolah SMP Kristen Tomohon, Johny Roring SPd, MPdk kepada sejumlah awak media mengatakan jika perayaan HUT ke 94 di tahun 2023 ini lebih dititikberatkan pada upaya sekolah dalam menghadapi berbagai ragam tantangan pendidikan saat ini. termasuk bagaimana meningkatkan kapasitas sebagai sekolah penggerak.
"Kita bersyukur hari ini karena kita SMP Kristen yang telah berumur 94 Tahun ini, masih bisa bertahan dan justru telah menjadi Sekolah penggerak, sejak tahun lalu yang memang diperhadapkan dengan berbagai tantangan, hambatan dan rintangan yang ada, akan tetapi masih bisa dilewati," ujar Roring sembari menceritakan tentang bagaimana program ke depan SMP Kristen yang tetap konsisten dalam komitmen menghadirkan para SDM yang unggul dan berkarakter.
Roring pun menambahkan jika status sebagai sekolah penggerak maka ada pembimbingan dan pendampingan dari kementerian. Akan tetapi yang dipersiapkan saat ini adalah bagaiama memberikan perhatian tak hanya peserta didik, tetapi juga para tenaga pendidik. Ini juga, lanjut dia adalah bagian dari upaya perwujudan profil pelajar pancasila.
"Kita saat ini sedang diperhadapkan dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Untuk itu saat ini yang menjadi subjek adalah para murid dan bukan lagi objek. Berkaitan dengan bagaimana kita SMP Kristen bisa bertahan sampai dengan saat ini adalah bahwa para lulusan SMP Kristen yang tidak kalah bersaing dengan sejumlah sekolah unggulan lainnya. Diantaranya untuk para murid kita mengajarkan tentang bagaimana melahirkan peserta didik yang berakhlak. Berketuhanan yang maha esa. Berkibenekaan global. Kemudian, mampu memahami keanekaragaman suku dan ras, Menjadikan peserta didik yang mandiri, Memiliki sikap gotong royong, Bernalar kritis dan Kreatif," ujarnya.
Untuk guru, Lanjut Roring, perlu ada jaminan kompetensi agar dapat melatih para peserta didik dengan baik.
"Khusus untuk tenaga pendidik di sekolah secara umum sudah terpenuhi karena memang seperti tadi saya sampaikan bahwa sekolah itu harus diberi perhatian khusus dari Dinas antara lain kebutuhan Tenaga Pendidik. Jika kurang maka Dinas berkewajiban untuk merekrut karena apalagi status sekolah model yang pastinya tenaga pendidik harus menunjang dan tentu sebagai sekolah penggerak kita juga di berikan dana dari Kementerian itu juga dalam rangka meningkatkan kompetensi daripada pendidik," ujarnya sembari mengatakan sekalipun guru-guru sudah penuh, tapi apakah semua guru-guru itu betul-betul sudah berkompetisi sesuai yang diharapkan,
"Jadi kalau analisa sekolah masih ditemukan kompetensi dari guru-guru itu kurang, maka kita melaksanakan in house training," ujarnya.
Dalam acara tersebut terpantau para siswa saat mengisi acara syukuran sekolah tersebut dengan melakukan berbagai atraksi seperti tarian Kawasaran, Cheer Dance, Musik Kolintang, serta Line Dance. Hadir dalam acara tersebut Kadis Diknas Dolfien Karwur MKes, MSi, Asisten 1 Pemkot Tomohon Boy Mandagi, Para Pemimpin Yayasan GMIM dan para alumnus dan orang tua siswa. (rommykaunang)









































Komentar