Foto: dr.John Lumopa M.Kes
Dinkes Tomohon Paparkan 5 Program Utama CSWL
Tomohon, MS - Tak terasa Pemerintah Kota Tomohon sudah memasuki paruh kedua untuk intensifikasi realisasi program unggulan seluruh organisasi perangkat daerah di Tahun 2023 merujuk Suksesi Program Unggulan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk SH dan Wakil Walikota Wenny Lumentut (CSWL).
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon. dr.John Lumopa M.Kes mengatakan jika Dinkes telah melaksanakan sejumlah program prioritas baik 3 program Nasional maupun 5; Program Daerah. Dan sepanjang 1 semester sudah berjalan dan dievaluasi.
"Kita sudah menjalankan beberapa Program Prioritas baik Nasional dan daerah. Ketiga program Nasional yang terealisasi diantaranya, Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak, Pengendalian Penyakit serta Penguatan Sistem Kesehatan. Itu program nasional dan untuk 5 program daerah yang disinergikan dengan Program Unggulan diantaranya, Pelayanan Prima Kepada Masyarakat dari Lahir Sampai Meninggal, Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin,
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir, Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Balita,
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar, Pengelolaan Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif,
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut," jelas Lumopa dalam kegiatan Konferensi Pers pada sub kegiatan fasilitas komunikasi pimpinan yang digelar di ruang lantai III Setda Walikota Tomohon, Kamis 20 Juli 2023.
Lebih lanjut dikatakannya, ada juga program dalam rangka Peningkatan Pelayanan Sarana dan Prasarana Kesehatan diantaranya Pengadaan Alat Kesehatan/Alat Penunjang Medik, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Pengembangan Rumah Sakit, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Rumah Sakit, Pengadaan Alat Kesehatan/Alat Penunjang Medik, Selain itu juga kita siapkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan diantaranya Tomohon SmartCity, Penyediaan dan Pengelolaan Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Pengelolaan Data dan Informasi Kesehatan dan Pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan," jelasnya sembari mengatakan jika berdasarkan evaluasi program di paruh tahun 2023 ini berdasarkan Laporan kinerja yang paling terserap oleh masyarakat adalah Stunting.
"Program yang paling menonjol terserap oleh masyarakat adalah penanganan dan pencegahan Stunting (gagal tumbuh,red). Tahun 2023 ini dalam Pengambilan data per Februari, Tomohon tinggal 10 kasus. Ini data kasus paling rendah di Sulut bahkan se Indonesia. Karena target nasional hingga 2024 adalah 14 persen," kuncinya. (RommyKaunang)








































Komentar