Wali Kota Caroll Terima Satyalancana Wirakarya, Ini Alasan Presiden Jokowi




Tomohon, MS - Salah satu indikator terjadinya kemajuan dalam bidang pertanian dalam perspektif ilmu pengetahuan dan teknologi adalah terwujudnya sistem pengembangan pertanian secara holistik. Mulai dari penerapan Program, Infrastruktur pendukung serta manfaat yang diterima bagi petani. 

Alhasil, Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo mengeluarkan Kepres No 29/TK/Tahun 2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wirakarya dan diberikan kepada Wali Kota Tomohon Caroll J.A Senduk SH pada Pembukaan Pekan Nasional (Penas) XVI Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Kota Padang belum lama ini, dan diserahkan oleh Menteri Pertanian RI Dr H Syahrul Yasin Limpo SH MS MH.

Alasan pemberian Tanda Kehormatan tersebut berdasarkan Kepres adalah penilaian bahwa Wali kota Tomohon Carol J.A Senduk berperan aktif di bidang Pertanian melalui pengembangan sistem tanaman organik dengan membangun pusat pengolahan sampah organik terpadu (PSOT) serta membangun stasiun jalan (Michinoeki) sebagai Pusat sebagai pusat pemasaran, perdagangan dan pariwisata hasil pertanian organik serta menetapkan lembaga tani dan produk tani yang telah bersertifikat sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan pendapatan petani.

Atas diraihnya penghargaan tertinggi di bidang pembangunan Pertanian tersebut, Walikota Tomohon mengaku bersyukur dan menyebut bahwa apa yang dia lakukan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani. 

"Puji syukur kepada yang maha besar Tuhan, ini menjadi kebanggan serta motivasi bagi kita semua untuk tetap terus bekerja keras dengan ikhlas bagi masyarakat Kota Tonohon. Saya berterima kasih juga kepada seluruh penyuluh pertanian yang ada di setiap Kelurahan, anggota Kelompok Tani, pengurus KTNA, pengelola Michinoeki yang telah bekerja keras dalam mengembangkan sektor pertanian di Kota Tomohon. Berharap akan ada inovasi berkelanjutan untuk kemajuan pertanian di Kota Tomohon," ucap Wali Kota Tomohon. 

Sementara itu, Welly Liuw Pengurus KTNA Kinilow kepada mediasulut.co menyampaikan apresiasi apa yang dilakukan Walikota Tomohon lewat terobosan dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani, termasuk Pengelolaan produk organik. 

"Yah bersyukur bahwa perhatian pemerintah terhadap petani masih ada, bahkan sangat menolong petani dalam mengembangkan produk pertanian dengan cara organik. Berharap petani yang ada di Tomohon dapat menerima manfaat dari program unggulan sektor pertanian ini di bawah pemerintahan bapak Walikota dan Wakil Walikota Tomohon," ujar Ketua Kelompok Tani Wuaya Leos itu.  

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon DR Karel Lala mengatakan keseriusan Wali Kota di bidang pertanian sudah lama dimulai. Buktinya sejak tahun 2022, satu satunya daerah di Sulut dimana Kota Tomohon telah meluncurkan Pusat Pengolahan Sampah Organik Terpadu.(PSOT) yang tujuannya agar produk pertanian yang dihasilkan mendatangkan nilai ekonomis bagi petani. 

"Produk tani bersertifikat yang dimaksud adalah produk pertanian organik. Dan memang nanti Walikota Tomohon saat inilah sertifikat pertanian organik itu diterbitkan atau diupayakan. Jadi hanya di Tomohon, Pemerintah Kota bekerjasama dengan PKK membangun Pusat Pengolahan Sampah Organik Terpadu, bahkan keseriusan Wali Kota nyata setelah selain kehadiran Michinoeki juga Walikota Tomohon telah menetapkan lembaga tani dan produk tani bersertifikat sehingga selain menciptakan lingkungan yang sehat juga meningkatkan pendapatan petani, " jelas Lala, (RommyKaunang)




Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting