Foto: Pertemuan Walikota dan Wawali bersama Lurah dan Ketling.(Foto Istimewa)
Penyamaan Persepsi Pembangunan, AA-RS Uji Kinerja Ketling
Manado, MS
Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) melakukan rapat dengan Ketua-ketua Lingkungan (Ketling) di sejumlah kelurahan. Pertemuan digelar di ruang rapat Kantor Walikota Manado, Rabu (15/2/2023).
Untuk diketahui, pertemuan perdana ini melibatkan Ketling dari Kelurahan Bengkol didampingi Lurah Jongky Retla Mamengko SSos. Selesai Kelurahan Bengkol, dilanjutkan dengan Ketling dari Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget. Pertemuan itu juga diikuti Lurah Jeannette Eva Wentinusa SE. Rapat ini dihadiri Staf Khusus Walikota, Jeffry Polii.
Selesai rapat bersama Ketling dari Buha, AARS melakukan pertemuan dengan Ketling dari Kelurahan Kairagi Dua Kecamatan Mapanget bersama Lurah Mohamad Windu Suhartomo SIP serta Staf Khusus Walikota Stenly Tamo.
Pertemuan selanjutnya bersama Lurah Kairagi Satu Robinson Kapoh SSos dan jajaran Ketling. Rapat terakhir melibatkan Ketling dari Kelurahan Kima Atas yang dipimpin Lurahnya Ribka G Montung SE.
Walikota dan Wawali menguji kerja-kerja Ketling, terutama dalam hal penguasaan wilayah serta bagaimana kemampuan Ketling mengetahui personal tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di setiap lingkungan dan kelurahan. Bahkan, AARS bertanya kepada setiap Ketling soal kerja dan aktifitas dari setiap tokoh masyarakat dan tokoh agama termasuk komunitas-komunitas yang sudah disodorkan setiap Ketling.
“Pengujian seperti ini dimaksudkan agar para aparat pemerintah termasuk Lurah dan Ketling dapat mengetahui kondisi wilayahnya, dapat mengetahui warganya dan diharap para Ketling ini harus dekat dengan masyarakat yang ada di wilayahnya,” ungkap AARS.
Mereka berharap, Lurah dan Ketling harus mengidentifikasi warganya, khususnya para tokoh masyarakat, tokoh agama dan personal-personal yang memiliki kepedulian pembangunan ditengah masyarakat.
“Pertemuan seperti ini dimaksudkan agar terjadi penyamaan persepsi dalam rangka pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan antara pemerintah kota, aparat pemerintahan tingkat bawah, dengan stake holders pembangunan yang ada di tengah masyarakat,” pesan AARS.(devy kumaat)







































Komentar