SDN 2 Ratahan Jadi Pelopor SRA


 

 

Ratahan, MS

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Minahasa Tenggara (Mitra) mencetuskan program Sekolah Ramah Anak (SRA). Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Ratahan menjadi pelopor deklarasi Sekolah Ramah Anak. Pelaksanaannya diinisiasi oleh pihak Dinas Pendidikan Mitra, pada Senin (21/11).

 

Deklarasi ini juga ditandai dengan penandatangan komitmen yang dilakukan lintas instansi serta melibatkan peran masyarakat. DP3A, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Puskesmas Ratahan, guru-guru, komite sekolah, anak-anak didik, perwakilan orang tua serta tokoh masyarakat, menjadi pihak yang berkomitmen dalam deklrasi dimaksud.

 

“Deklarasi SRA ini merupakan salah satu program aksi strategis terkait pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap anak. Ini juga sebagai implementasi untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan terhadap hak-hak anak di sekolah, termasuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, berbudaya jauh dari kekerasan, diskriminasi dan aksi bullying,” ungkap Kepala Dinas P3A Mitra Sherly Rompas.

 

Rompas menjelaskan, untuk menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) indikatornya harus mengacu pada 5 klaster, salah satunya klaster 4 yakni pendidikan dengan mengembangkan Sekolah Ramah Anak. Pemkab Mitra menurutnya terus berkomitmen dan berupaya untuk kembali meraih predikat KLA tahun 2022 ini.

 

“Sebab sebelumnya Kabupaten Minahasa Tenggara telah meraih predikat tersebut 3 tahun berturut-turut yakni 2018, 2019 dan 2020. Tentu ini harus jadi pemicu dan harus diekembangkan,” pungkas Rompas. (recky korompis)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting