Bupati Tanggapi Soal Tanah Kantor Kecamatan Belang


 

 

Ratahan, MS

Aksi damai yang dilakukan ratusan masyarakat Belang untuk mempertahankan aset tanah Kantor Kecamatan Belang, memantik tanggapan top eksekutif Minahasa Tenggara (Mitra). Bupati James Sumendap angkat bicara soal masalah tersebut.

Menurut bupati, dirinya juga berharap masyarakat berkonsultasi dengan orang yang paham dan mengerti hukum, jangan terpengaruh dengan oknum-oknum yang hanya ingin memecah belah.

 

“Perlu saya jelaskan, menurut sejarah kantor Belang itu telah dihibahkan pada tahun 1964. Ketika itu masih Desa Borgo, belum ada Desa Belang. Saya tidak tahu mereka memakai konsultan hukum dari mana. Sehingga mereka itu kurang paham,” tutur bupati.

 

Dia menerangkan, Kabupaten Mitra tidak pernah mengambil hak-hak masyarakat, termasuk hak adat dan juga hak milik warga Kabupaten Mitra. “Saya tahu di Belang ada banyak orang-orang berpendidikan, saya tahu ada orang-orang terpandang di sana. Saya punya keyakinan mereka memahami,” terangnya.

“Minahasa Tenggara ketika lahir, masih ada juga kabupaten sebelumnya yaitu Minahasa Selatan ataupun Kabupaten Minahasa. Kalau mereka merasa diri seorang yang beriman, bawahlah kerana hukum. Karena disitulah, kita bersama-sama akan mendapatkan kepastian akan kepemilikan lahan. Tetapi, selama James Sumendap masih menjadi kepala daerah. Tidak ada satupun, dengan cara apapun. Kalau masuk area-area milik pemerintah Kabupaten Mitra saya akan lawan, saya akan menjadi yang terdepan,” sambung bupati dua periode ini.

 

Dikatakannya, apabila dilakukan cara atau norma-norma sesuai mekanisme yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia yakni melalui pengadilan maka pihaknya akan menghormati segala keputusan hukum.

“Kita hormati. Apabila Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam gugatan perdata itu kalah, kami akan menyerahkan itu kepada masyaraka,” katanya.

“Jadi saya ingatkan, kepada orang-orang dibalik itu yang kurang memahami. Jangan terjerumus, kepada orang-orang yang mempunyai kepentingan-kepentingan yang besar. Untuk merongrong sendi kehidupan pemerintah yang ada di Kabupaten Mitra,” sambung bupati lagi. (recky korompis)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting