Foto: Kiri : Bencana longsor yang menimpa salah satu rumah warga di Tombatu. Tampak Kepala BPBD Jhony Kolinug saat memantau kondisi di lapangan. Kanan : Gotong Royong warga bersama BPBD dan instansi terkait dalam menangani longsoran yang menutup badan jalan di Touluaan Selatan
Cuaca Ekstrim, Bencana Terjang Mitra
Ratahan, MS
Kejadian bencana alam kembali menerjang Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bencana akibat cuaca ekstrim belakangan ini, cukup memberikan dampak terhadap aktifitas warga yang mendiami Bumi Patokan Esa. Meski tak ada korban jiwa, tapi sedikitnya 4 kejadian bencana, harus mendapatkan penanganan serius dari pihak pemerintah.
Informasi dihimpun, bencana tanah longsor sempat merusakkan salah satu rumah warga di Desa Tombatu Satu Kecamatan Tombatu, pada akhir pekan. Selanjutnya sejumlah longsoran turut menutup badan jalan di wilayah Touluaan Selatan hingga pepohonan yang roboh di ruas jalan Protokol Kecamatan Pasan.
Dalam sehari saja, sudah ada tiga kejadian bencana yang terjadi. Pertama, longsor di Desa Tombatu Satu, merusakan rumah milik Keluarga Tangel Koyong yang dihuni 8 jiwa dari 2 kepala keluarga, Sabtu (5/3), sekira pukul 15.30 Wita.
Longsor terjadi dikarenakan intensitas hujan yang tinggi. Hal ini mengakibatkan tebing setinggi 15 meter di Jaga IV Desa Tombatu Satu longsor dan menimpa bagian belakang (dapur) rumah.
Kemudian, longsoran tanah juga terjadi di dua titik jalan di Kecamatan Touluaan Selatan. Tebing pada ruas jalan antara Desa Lobu dan Desa Ranoako, longsor dan menutup setengah bahu jalan.
Selanjutnya, kejadian yang sama juga tersaji pada ruas jalan antara Desa Bunag dan Desa Lowatag. Hujan yang lebat mengakibatkan tebing setinggi 15 meter, longsor dan memakan setengah jalan.
Terakhir, pada awal pekan, ruas jalan protokol di Kecamatan Pasan harus tertutup dikarenakan adanya pohon tumbang. Angin kencang mengakibatkan satu Pohon Aren di pinggiran jalan tersebut menimpa kawat listrik milik PLN. Akibatnya, gangguan lalu lintas dan arus listrik harus terputus beberapa saat.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun tangan bersama dengan instansi terkait lainnya dalam menangani sejumlah kejadian yang terjadi.
“Sudah ada empat laporan hingga kini dan kesemuanya sudah dalam penanganan bersama instansi teknis terkait,” ungkap Kepala BPBD Jhony Kolinug didampingi Sekretaris Olga Waas dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Dontry Jum Wongkaren, Selasa (8/3).
“Dan BPBD Mitra terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan menyampaikan kepada pemerintah kecamatan, desa/kelurahan agar mengimbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan agar mewaspadai kondisi alam saat ini,” sambung mereka.
Selain itu mereka mengharapkan langkah koordinasi dari pemerintah yang ada, agar penananggulangan bencana akan dengan cepat tertangani. “Koordinasi akan sangat menunjang. Sebab bencana alam adalah suatu fenomena yang tidak dapat dihindarkan dan dapat mengakibatkan banyak kerugian bagi kita semua. Dan ini membutuhkan peran semua komponen masyarakat dalam penanggulangannya,” tukas mereka. (recky korompis)













































Komentar