Tol Manado-Amurang Dibidik Investor, Deprov Minta Masyarakat Mendukung


Manado, MS

Restu pembangunan jalan tol Manado-Amurang diberikan pemerintah pusat. Itu dibuktikan dengan masuknya megaproyek usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam major project nasional. Meski begitu, pengerjaannya berasal dari dana investasi.

Terkait hal tersebut, Gubernur Olly Dondokambey memberikan sinyal positif. Terkini, kata dia, sudah ada investor yang melirik proyek tersebut. “Sudah mulai ada investor mengincar,” sebut Olly di Kantor Gubernur, Rabu (10/11).

Menurut orang nomor satu di bumi Nyiur Melambai, tol Manado-Amurang akan menjadi tol kedua yang hadir di Sulut. Sebelumnya, tol Manado-Bitung.

Lanjut Gubernur Olly, tol Manado-Amurang diperkirakan menelan dana sebesar Rp7 sampai 8 triliun. Olehnya, keseriusan investor perlu diperhatikan. “Mudah-mudahan, minggu depan kita rapat lagi di Jakarta. Untuk komitmen investor (membangun) tol Manado-Amurang,” pungkas Olly.

Komitmen Gubernur Olly dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw menghadirkan tol kedua di Sulut menuai pujian.

Anggota Komisi III DPRD Sulut, Boy Tumiwa, angkat jempol kepada pemerintahan OD-SK. Menurutnya, di masa pemerintahan Olly-Steven, janji-janji politik dan fokus pada pembangunan daerah perlahan makin diwujudkan. Berbagai program sudah mulai dan sementara dijalankan. Salah satunya jalan tol Manado-Amurang.

“Apa yang disampaikan pak Olly-Steven waktu yang lalu, sekarang sudah mulai dijalankan. Salah satunya pembangunan jalan Tol Airmadidi-Tondano-Amurang-Manado. Ini sangat luar biasa,” ucap Politisi PDIP, Selasa (9/11), di ruang kerjanya.

Ke depan, semua elemen masyarakat Sulut harus berdoa, supaya ini secepatnya selesai. Kalau tidak salah merupakan jalan Tol terpanjang di Sulawesi. "Jadi saya pribadi merasa salut dan bangga sekaligus memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Sulut dalam hal ini Gubernur dan Wagub Sulut, Pak Olly dan Pak Steven dengan dimulainya pembangunan jalan Tol Airmadidi-Tondano-Amurang-Manado,” ujarnya.

Wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra) itu juga mengungkapkan, dibangunnya jalan tol ini membawa multiplayer effect yang sangat luar biasa untuk masyarakat. Ia meminta, masyarakat untuk kiranya dapat dipahami dengan adanya pembangunan jalan tol ini. “Supaya kalau ada pembebasan lahan nantinya, ini dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena ini untuk kepentingan publik,” kunci Tumiwa.(sonny dinar/arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting