Foto: Olly Dondokambey
Sulut Kiblat Kerukunan Indonesia, Olly Didaulat Terima Bintang Mahaputra
KIPRAH Olly Dondokambey membangun Indonesia dan bumi Nyiur
Melambai, tuai pengakuan. Kerja keras menjadikan Sulawesi Utara (Sulut) maju,
sejahtera, damai dan toleran, diapresiasi. Di mata para tokoh agama, figur
merakyat itu layak menerima penghargaan Bintang Maha Putra.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat
Beragama (FKUB) se-Indonesia, Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet.
"Kiblat kerukunan di Indonesia ada di Sulawesi Utara dan benar daerah ini
merupakan laboratorium toleransi beragama. Mengapa? Karena memiliki panutan
seorang Gubernur yang benar-benar peduli terhadap kerukunan dan toleransi.
Beliau adalah aset bangsa Indonesia dan Tokoh Bangsa bagi Umat beragama," ujar
Sukahet, baru-baru ini.
Dikatakannya, FKUB pusat terus memantau kebijakan Gubernur
Olly. Sejak 5 tahun lalu, menurut dia, tokoh agama selalu dilibatkan dalam
pengambilan keputusan pada sebagian besar kebijakan sosial kemasyarakatan. Terlebih
khusus peran FKUB dan BKSAUA. Hal ini dapat kita lihat pemaparan oleh Ketua MUI
Sulut, Ketua FKUB Sulut dan Ketua BKSAUA.
"Orang mengakui apa yang dilakukan Pak Olly patut dicontohi baik
penguatan kelembagaan organisasi kerukunan, maupun pemberdayaan organisasi.
Amat terlebih pada saat itu diresmikan desa dan kelurahan percontohan kerukunan
se-Indonesia," ujarnya.
Demikian juga dikatakan Hj Drs Ulyas Taha Msi. "Tidak
diragukan lagi eksistensi Pak Gubernur dalam membangun kerukunan. Beliau
benar-benar layak untuk mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul
Gafur. Menurut dia, sejak masa pandemi tokoh agama dijadikan motor pengerak
baik sosialisasi maupun dalam penanganan Covid-19. "Rekomendasi kami agar
bantuan lewat rumah ibadah merupakan kebijakan yang sangat bijaksana yang
dilakukan seorang gubernur. Termasuk, pemberian asuransi kepada seluruh tokoh
agama. Aspek kesejahteraan tokoh agama disentuh secara merata termasuk alokasi
pembiayaan pembangunan rumah ibadah," ujar Abdul Gafur didampingi Ketua
FKUB Sulut, Pdt Lucky Rumopa MTh.(sonny
dinar)












































Komentar