Warga Minut Sorot Penarikan Guru ASN di Sekolah Swasta


Manado, MS

Penarikan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sekolah swasta tuai sorotan. Kaum ‘Oemar Bakrie’ yang dipindahkan ini diminta untuk dikembalikan. Keluh tersebut disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

Warga Desa Tumbohon Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mempertanyakan ditariknya para guru ASN dari sekolah-sekolah yayasan dan sekolah-sekolah swasta. "Mengapa tidak dibiarkan saja mereka mengabdi di sekolah asalnya," ungkap Kepala Sekolah (Kepsek) TK Kendis, Selvi Walangitan saat reses I tahun 2021 Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP).

Selain itu, Selvi mengeluhkan terkait sistem pembelajaran online yang sangat sulit dijalankan. Apalagi mengingat akses internet di desa Tumbohon masih sangat buruk. "Mohon agar bisa diperjuangkan terkait perbaikan jaringan internet, mungkin dengan pengadaan tower, agar desa Tumbohon juga bisa semakin maju," tuturnya.

Ia pula menyampaikan aspirasinya terkait kesejahteraan guru-guru PAUD.  Kalau bisa dengan penambahan insentif karena tugas guru-guru PAUD yang sangat berat tapi tidak ditunjang dengan kesejahteraannya. "Soal beasiswa, mohon agar ada beasiswa untuk anak-anak di PAUD atau SD, serta beasiswa untuk para guru-guru yang ingin meneruskan pendidikan demi untuk penambahan kapasitasnya sebagai guru," tuturnya.

MJP berjanji akan membawa aspirasi-aspirasi masyarakat ke gedung DPRD Sulut dan menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Sulut. MJP melaksanakan reses dengan memperhatikan imbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. "Saya akan berjuang dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat dan daerah," katanya.

Dala reses itu hadir kehadiran konstituen berdasarkan keterwakilan, diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perempuan, kelompok petani, buruh serta aparat pemerintah desa kelurahan setempat. Dalam reses ini, selain menampung aspirasi dari warga masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti ke pihak terkait, MJP juga menyampaikan laporan kerja sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Sulut. (arfin tompodung)


Komentar