Sidang PHP Pilkada Boltim Bergulir di MK, KPU Siap


Tutuyan, MS

Mata publik Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bakal tertuju di Mahkamah Konstitusi (MK). Hari ini, sidang perdana perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan digelar. Pihak-pihak terkait dihadirkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, agenda sidang dimulai Jumat (29/1) sekira pukul 15.30 WIB. Itu dengan perkara nomor 111/PHP.BUP-XIX/2021 dengan pemohon Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit serta perkara nomor 119/PHP.BUP-XIX/2021 dengan pemohon Amalia Ramadhan Sehan Landjar dan Uyun Kunaefi Pangalima. Ini adalah pemeriksaan pendahuluan.

Sebagai termohon dalam dua perkara tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim. Penyelenggara pilkada akan didampingi kuasa hukum pada sidang tersebut. “Kami siap mengikuti sidang perdana, tentu didampingi pengacara,” aku Ketua Divisi Hukum KPU Boltim, Devita Pandey.

Dia mengakui KPU Boltim sejak jauh-jauh hari sudah menyiapkan segalanya, termasuk koordinasi secara berjenjang guna menghadapi perselisihan hasil Pilkada Boltim yang digugat Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 dan nomor urut 3. “Kita sudah menyiapkan jawaban maupun dokumen dan saksi,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dukungan penuh bagi KPU Boltim juga disampaikan KPU Sulawesi Utara (Sulut). Lembaga penyelenggara Pemilu itu komit untuk memback up KPU Manado dan KPU Boltim dalam menghadapi sengketa pemilu di MK.

Buktinya, KPU Sulut menggelar rapat koordinasi (rakor) Fasilitasi Sengketa dengan KPU Kota Manado dan Kabupaten Boltim, Rabu (27/1). Rakor yang digelar di Rumah Pintar Pemilu KPU Sulut, dibuka Ketua KPU Sulut Ardilles Mewoh.  "Perlu dipahami juga bahwa dengan adanya gugatan di MK, perlu dipahami bahwa untuk Manado dan Boltim belum ada yang secara resmi sebagai pemenang Pilkada," ungkap Mewoh.

“Saya harap kita semua serius. Jangan lalai dan terlambat," tegas Mewoh yang pernah menggawangi Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulut periode sebelumnya.

KPU Manado dan KPU Boltim disebut sudah menunjuk kuasa hukum. Karena itu, Mewoh tak lupa mengingatkan agar supaya sesudah ditunjuk kuasa hukum maka harus dioptimalkan koordinasi dalam penyusunan jawaban. "Mohon juga memerhatikan SOP fasilitasi sengketa dan memerhatikan tata beracara dalam perselisihan hasil pemilihan di MK," tukas Mewoh.

Pada bagian akhir sambutannya, Mewoh menyatakan akan full mensuport kepada KPU Manado dan Boltim. "Kita akan pertahankan hasil kerja kita karena kita meyakini usaha kita telah prosedural dan berintegritas," sembur Mewoh.(pasra mamonto/arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors