Nasdem Sulut; Konstelasi Masih Bisa Berubah


‘JAGOAN’ Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Pilkada 2020 dinilai belum aman. Potensi perubahan dukungan masih terbuka lebar. Itu sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan calon.

Hal itu diakui Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Utara (Sulut) Victor Mailangkay, baru-baru ini, di ruang kerjanya. Wakil Ketua DPRD Sulut ini mengatakan, celah perubahan masih menganga. “Selama belum ditetapkan KPU,maka segala kemungkinan berpeluang terjadi. Meskipun sudah mendapatkan SK partai. Politik adalah dinamis dan politik seni mewujudkan kemungkinan," tandas Mailangkay.

Bagi dia, kondisi seperti itu berlaku secara umum. Setiap partai bisa saja terjadi demikian. Bukan hanya di tubuh Partai Nasdem. "Ini berlaku umum bukan hanya berlaku di satu partai.  Semua partai. Jadi itu aturan umum yang berlaku bagi semua partai bukan hanya Nasdem," jelasnya.

Sejauh ini, langkah konsolidasi telah dilakukan Partai Nasdem. Sebab, ini merupakan syarat mutlak untuk meraih kemenangan. "Kita sudah memberikan himbauan juga kepada kader partai Nasdem," pungkasnya.

Untuk diketahui, Surat Keputusan (SK) untuk calon Partai Nasdem telah keluar di sejumlah daerah kabupaten kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020. Begitu pula untuk tingkat provinsi telah diberikan rekomendasi kepada Vonnie Anneke Panambunan (VAP) sebagai calon gubernur. Teranyar, VAP tinggal mencari pendampingnya.

Sementara di kabupaten kota, ada sejumlah daerah yang sudah diberikan SK partai. Misalnya, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kota Manado, Kota Tomohon dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim). "Kalau di Tomohon kan kita berikan SK kepada Jilly Gabriella Eman. SK Golkar itu urusan mereka, saya tidak tahu. Tapi kalau Nasdem kepada Jilly Eman," lugas Mailangkay.(arfin tompodung)

 

 


Komentar

Populer Hari ini






Sponsors

Sponsors