Penerapan ‘New Normal’ Sitaro-Boltim, Deprov Apresiasi Kinerja Pemda dan Gugus Tugas


Manado, MS

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) akan menerapkan ‘New Normal’. Pelaksanaan kenormalan baru di dua daerah itu, tidak lepas dari peran aktif pemerintah daerah (Pemda) dalam menerapkan strategi jitu pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.

Hal itu memantik apresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Wakil rakyat Nyiur Melambai memuji langkah Pemkab Boltim dan Sitaro karena menjadikan daerahnya masuk dalam daftar yang bisa melaksanakan ‘new normal. Meski begitu, wakil rakyat mengingatkan agar penerapannya nanti dapat disiapkan dengan sebaiknya.

Anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Nusa Utara, Winsulangi Salindeho menyampaikan, perlu untuk melayangkan rasa terima kasih kepada gugus tugas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di 2 kabupaten tersebut. Hal itu karena mereka mampu meyakinkan masyarakat untuk taat pada anjuran pemerintah. “Itu tentang cara bagaimana memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Salindeho, baru-baru ini, saat dihubungi.

Khusus untuk Kabupaten Sitaro, diakuinya gugus tugas mereka sangat ketat terhadap para pendatang. Memang menurutnya, keadaan geografis di sana juga sangat menunjang untuk mereka menerapkan hal itu. “Keadaan geografisnya sebagai pulau-pulau kecil yang hubungan keluar hanya dengan kapal laut sangat mendukung upaya bebas dari Covid-19,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Sulut ini.

Sementara untuk Boltim, dirinya mengagumi sosialisasi tentang bahaya Covid-19 yang langsung dilakukan oleh Bupati Sehan Landjar. Ini dilakukannya dengan bahasa yang sederhana sehingga sangat berpengaruh terhadap disiplin masyarakat. “Jadi sangat wajar kalau kedua daerah tersebut dianjurkan untuk menerapkan New Normal. Namun gugus tugas harus menjelaskan pada masyarakat, tentang apa New Normal itu,” kunci politisi Partai Golongan Karya tersebut.

Selanjutnya, anggota Komisi IV DPRD Sulut, Yusra Alhabsy mengatakan, bila pemerintah daerah (pemda) Sitaro-Boltim sudah betul-betul siap menerapkan ‘new normal’ maka pada dasarnya tidak ada masalah. “Apalagi kedua daerah tersebut masuk dalam zona hijau,” tutur politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Hanya saja baginya, pemerintah harus terlebih dahulu menyiapkan segala penunjang sebelum diterapkan ‘new normal’ ini. “Tapi harus betul-betul dipersiapkan semua protokol kesehatan terutama pada sektor pendidikan,” ungkap anggota dewan provinsi (deprov) daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya ini.(arfin tompodung)

 

 


Komentar