PON Ditunda, Jordan Susanto Tetap Fokus Latihan di Rumah


Manado, MS

Wabah virus Corona telah ‘memukul’ bangsa Indonesia. Kini, seluruh provinsi di tanah air, digerogoti COVID-19. Imbasnya, sejumlah iven penting berskala nasional dan internasional mengalami penundaan. Salah satunya, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Terkait hal itu, atlet masa depan bola voli Nyiur Melambai Jordan Susanto, tak mempersoalkan ditundanya pelaksanaan PON 2020 yang sedianya akan dilaksanakan di Pulau Cendrawasih, Papua, sekitar bulan September tahun ini.

Menurut Odan, sapaan akrabnya, keputusan pemerintah menunda PON 2020, sangat tepat. Menurut dia, penyebaran virus Corona sangat masif. Bahkan, sudah memakan korban jiwa ini. Makanya, harus dicegah.

Meski begitu, kondisi saat ini tidak akan menyurutkan inovasinya sebagai atlet bola voli yang dipercayakan untuk memperkuat tim Sulut. Sebab, latihan tetap dilakukan sekalipun harus berlatih sendiri di rumah. ”Latihan tepat dilakukan. Ini untuk menjaga kebugaran dan  kondisi fisik agar tetap prima,” ujar mantan atlet Pelajar Indonesia kepada Media Sulut melalui whatapp.

Sementara itu, Joko Susanto selaku Pelatih Kepala Tim Bola Voli Sulut untuk PON 2020 di Papua mengatakan, penundaan iven akbar nasional ini harus diambil hikmanya. Artinya, bagi Tim Voli Sulut dengan diundurnya pelaksanaan PON XX, bisa menambah kesempatan buat tim yang bermaterikan usia muda mempersiapkan diri dengan baik. “Supaya juga anak anak  akan lebih berkembang, baik secara fisik, mental dan  skill mereka. Apalagi yang masih 17 tahunan, pasti otot-otot mereka dapat kesempatan tumbuh lebih kuat dan  lebih siap untuk  berhadapan dengan  atlit atlit  yang sudah  berumur permanen dewasa,” terang Joko.

Selain itu, menurut dia, momentum PON menjadi kesempatan atlet-atlet muda untuk menunjukan prestasinya. “Tetap jaga kondisi, tetap latihan di rumah dulu, badai pasti berlalu," kuncinya.(yaziin Solichin)


Komentar