Bandara Sitaro Beroperasi Agustus 2020

Akan Diresmikan Presiden Jokowi


Laporan : ARFIN TOMPODUNG

Akses transportasi udara di wilayah kepulauan Sulawesi Utara (Sulut) meluas. Sejumlah jalur penerbangan dibuka. Salah satunya Bandar Udara (Bandara) di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang diproyeksikan beroperasi Agustus tahun ini. Rencananya, bandara ini akan diresmikan langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Anggota Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Toni Supit menjelaskan, dalam rapat dengar pendapat Komisi 3 sebelumnya sempat disinggung anggaran kurang lebih Rp1 miliar untuk Detail Engineering Design (DED). Ada dengan studi kelayakannya.

"Jadi selesai DED itu, tahun depan akan dianggarkan untuk pelebaran jalan akses dari kota Ulu ke Bandara. Karena Bandara ini direncanakan pada Agustus dengan 5 Bandara lain di Indonesia akan diresmikan oleh Presiden Jokowi," ucap Supit, Selasa (25/2), di ruang kerjanya.

Dirinya berharap, setelah bandara ini diresmikan, pesawat yang melayani Manado-Siau-Tahuna itu sudah bisa beroperasi. Di bandara ini menurutnya, semua fasilitas sudah ada.

"Landasan pacu sudah jadi, terminal penumpang sudah jadi, ruangan dan genset sudah ada dan pemadam kebakaran dan fasilitas semua sudah ada. Tinggal diresmikan saja," ungkapnya.

Pengoperasiannya nanti akan diperbantukan orang-orang di Sitaro. Mereka nantinya akan disekolahkan. Adapula tambahan dari kementerian sekitar dua atau tiga orang untuk pengoperasian bandara ini. "Harapannya bandara ini segera beroperasi supaya masyarakat merasakan pelayanan dengan angkutan udara. Apalagi laut yang kurang bersahabat maka harus gunakan angkutan udara," jelasnya.

Khusus untuk pesawat kapasitas penumpangnya mencapai 70 orang. Dirinya berharap, kalay bisa pesawat ini, minimal 1 kali dalam satu hari setiap hari.

"Namun dengan kemajuan ini mungkin bisa 2 kali satu hari kalau penumpangnya ada. Karena para investor akan diundang ke sana untuk buka usaha. Tidak bisa perlahan tapi pasti, harus cepat tapi pasti," tutupnya. (***)


Komentar