Polemik Tikela Sampai di Kemendagri

Pemkab Minahasa Diminta Harus Tegas


Manado, MS

Fenomena penolakan ratusan warga di Desa Tikela untuk menyalurkan hak pilih di Kabupaten Minahasa tak kunjung usai. Polemik ini kerap menyeruak di tiap penyelenggaraan pesta demokrasi, termasuk dalam menyongsong pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini.

Persoalan ini pun telah ditindaklanjuti Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Hasil konsultasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) mendapat pencerahan masalah.

Anggota Komisi I DPRD Sulut, Imelda Nofita Rewah menyebut, pihak Kemendagri ketika itu meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa agar harus tegas.

"Itu yang disampaikan Pak Indra Gunawan selaku Direktur Kewilayahan Kemendagri, saat kami dari Komisi I DPRD Sulut berkunjung ke sana (Kemendagri, red)," kata INR, sapaan akrab politisi PDIP itu.

Menurutnya, persoalan batas penduduk Minahasa dan Manado ini harus ada penegasan dari Pemkab Minahasa. "Deprov tentu akan tindaklanjuti. Sebelumnya waktu di Minahasa mereka alasan tidak ada ini dan itu sehingga dibangunlah seperti puskesmas. Kemauan mereka sudah diikuti tapi setelah pilkada (pemilihan kepala daerah) berubah lagi, mereka ingin ke Manado," ungkap Anggota Komisi I DPRD Sulut, Imelda Nofita Rewah, Selasa (14/1), di ruang kerjanya.

Rewah menjelaskan, persoalan ini selalu muncul ketika akan mulai pilkada. Padahal sebelumnya sudah ada penghapusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Manado di desa tersebut. "Pemprov (Pemerintah Provinsi) sudah turun tangan. Tapi mereka ngotot akan ada di Manado," tegasnya.

Makanya menurut dia, Pemkab Minahasa dalam hal ini dimintakan dari pemerintah pusat untuk tegas. Kalau putusannya masuk di wilayah pemerintahan Minahasa maka penduduk harus mengikuti. Hal itu karena masalah ini sudah sangat klasik dan selalu muncul saat akan pilkada.

"Untuk itu Pemkab Minahasa, sesuai hasil konsultasi harus ada penegasan tentang batas daerahnya," kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar