DPR-DPD RI Diajak Bersinergi Bangun Sulut
Tali hubungan Gubernur Olly Dondokambey dengan para legislator perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) diperkuat. Upaya kerja sama untuk memacu pembangunan di bumi Nyiur Melambai jadi kiblat. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik (DPR) Republik Indonesia (RI) harapannya bisa bersinergi.
Asa Gunernur Olly ini menyembul tatkala, dirinya menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh anggota DPR RI, DPD RI dapil Sulut dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, di Jakarta, Kamis (17/10). Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini, nampak hadir Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.
Pada kesempatan itu, Olly menerangkan tujuan dilakukannya rakor ini. Arahnya demi menyatukan persepsi dalam mengawal rencana strategis pembangunan infrastruktur yang sementara dan akan dikerjakan Pemprov Sulut.
“Seperti pembangunan rel kereta api dari Manado sampai Sulsel dan dalam rangka menunjang pertanian serta menanggulangi banjir di Manado, balai sungai sedang melakukan pembangunan Waduk Kuwil dan Sawangan dan ada juga di Bolaang Mongondow,” ujar Olly.
Oleh karena itu, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Sulut, Olly berharap komunikasi politik dari DPR, DPD, DPRD dan Forkopimda dengan Pemprov Sulut dapat berjalan lancar. Ini dilakukan dengan terus bersinergi satu sama lain.
“Mari kita tinggalkan dulu ego kita masing-masing partai kita agar torang samua bisa fokus mengawal semua program yang telah direncanakan. Apalagi banyak yang sudah disetujui oleh pemerintah pusat dalam hal ini Bapak Presiden Joko Widodo, karena APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kabupaten Kota tidak mencukupi untuk melaksanakan ini sehingga pemerintah pusat mengambil alih,” ungkapnya.
“Kalau kita saling berbicara berkomunikasi bersama-sama, tidak pandang komisi dan dari partai manapun, rencana yang telah disusun lima tahun ke depan bisa terealisasi dengan baik untuk membawa Sulut lebih hebat ke depan,” tutup Olly. (sonny dinar)












































Komentar