Bamsoet Ketua MPR, Airlangga Bakal Mulus Pimpin Golkar


SEJARAH kembali tercipta di pentas nasional. Kader Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) terpilih menjadi ketua MPR periode 2019-2024, Kamis (3/10) malam. Seluruh fraksi setuju, termasuk Gerindra yang sempat mengajukan Ahmad Muzani sebagai calon ketua MPR.

Keberhasilan Bamsoet menduduki kursi Ketua MPR tak bisa dilepaskan dari kerja keras Fraksi Partai Golkar MPR yang dipimpin Zainuddin Amali. Fraksi Partai Golkar terus melakukan lobi-lobi pada delapan fraksi lain dan DPD untuk kebulatan dukungan terhadap Bamsoet. Dengan demikian, sukses Bamsoet dinilai kemenangan Fraksi Partai Golkar. "Dalam kalkulasi politik pascareformasi, ini merupakan yang pertama kalinya Partai Golkar menjadi Ketua MPR. Setelah reformasi, kursi Ketua MPR berturut-turut diduduki oleh Amien Rais (PAN/1999), Hidayat Nur Wahid (PKS/2004), Taufik Kiemas (PDIP/2009), dan terakhir Zulkifli Hasan (PAN/2014)," terang Ketua Fraksi Golkar di MPR Zaenuddin Amali kepada wartawan, Kamis (3/10).

Tidak bisa dipungkiri bahwa pencapaian Bamsoet ke tampuk pimpinan MPR tak bisa dilepaskan dari kerja keras para kader Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, khususnya dari lobi-lobi yang cakap dan lihai dari DPP Partai Golkar dan Fraksi Golkar di MPR. "Semua kader Golkar bekerja keras di bawah pimpinan Airlangga Hartarto. Bekerja bersama-sama untuk membuat Partai Golkar kembali diperhitungkan. Keberhasilan Bamsoet menduduki kursi Ketua MPR sulit dicapai jika Partai Golkar tidak merebut kursi terbanyak kedua di DPR pada Pileg 2019 ini," ungkapnya.

Catatan menunjukkan Golkar pernah menempati peringkat kedua dalam perolehan kursi DPR, yakni pada pemilu 2009. Namun saat itu Partai Golkar gagal merebut kursi Ketua DPR dan luput merebut kursi Ketua MPR. Oleh karena itu, secara politis bahkan bisa disebutkan, sebagai pimpinan Partai Golkar, Airlangga yang paling berperan dalam mengembalikan kursi Ketua MPR kepada kader terbaik partai sekarang.

Untuk itu, kepada Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Bamsoet mengucapkan terima kasih. "Kepada ketua umum saya, Pak Airlangga, terima kasih," ucap Bamsoet.

Setelah mengucapkan terima kasih, Bamsoet juga menghampiri Airlangga yang hadir sebagai tamu undangan. Momen berpelukan dan cium pipi kanan dan cium pipi kiri pun terjadi di antara keduanya.

Diketahui, Bamsoet dan Airlangga sebelumnya sempat bersitegang gegara memperebutkan kursi calon Ketum Golkar. Keduanya kemudian berdamai setelah ketegangan di antara kedua kubu terjadi beberapa waktu. Artinya, posisi Airlangga untuk menjadi Ketum Golkar dua periode bakal tak terbendung.(dtc)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting