Ketua DPRD Minut Polisikan BRI


Nada ketus terlontar dari Berty Kapojos. Serangan menyasar Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara (Minut) ini melaporkan bank ‘plat merah’ itu ke pihak berwajib.

 

Lembar tagihan menjumpainya namun Kapojos merasa tidak pernah berhutang. Merasa dirugikan, ia mendatangi Polres Minut. Laporannya sesuai dengan surat laporan nomor: LP/552/VIII/2019/SULUT/Res-Minut, Tanggal 28 Agustus 2019.

 

Surat laporan yang ditandatangani Berty Kapojos itu diterima petugas unit III SPKT Polres Minut, Bripka Suardi Bugardi dan mengetahui atas nama Kapolres, Kanit III SPKT IPDA Zaldi Tanjung. Dari lembaran ini tertera, Kapojos melaporkan pihak BRI.

 

Ia mengaku merasa dirugikan dengan pelayanan BRI. Kapojos sendiri adalah nasabah BRI, pemegang kartu kredit sejak pertengahan tahun 2018. "Sejak pegang kartu kredit BRI, saya belum pernah gunakan sekira 5 bulan. Tiba-tiba ada petugas credit card datang menagih sebesar 4,5 juta rupiah," ungkap Kapojos.

 

Merasa tidak pernah gunakan layanan itu, ia pun tidak membayar tunggakan tagihan tersebut. "Tidak masuk akal, saya tidak gunakan tapi harus bayar," jelasnya.

 

Meletup keluh, ternyata hal tersebut berdampak besar terhadapnya. Kapojos tidak bisa lagi mengajukan kredit apapun. Sebab, sudah kena ‘black list’ dari Bank Indonesia. "Sewaktu BI cheking, saya kena black list dengan kategori semacam disclaimer high. Hal itu sudah saya kroscek ke Bank Indonesia. Dan untuk memulihkan nama yang sudah di-black list oleh BI, itu membutuhkan waktu selang satu tahun. Artinya, selama itu saya tidak bisa mengajukan kredit apapun," terangnya.

 

Kapojos pun memilih melaporkan persoalan ini secara resmi, karena merasa sudah sangat dirugikan. Ditegaskan, langkah ini perlu dilakukan sehingga jangan sampai ada nasabah atau debitur lainnya yang menjadi korban serupa dengannya.

 

"Kerugian ini sangat berdampak bagi saya dan keluarga. Saya ingin menuntut supaya pihak BRI dapat bertanggungjawab atas kerugian yang sudah saya alami," tandas Kapojos. (risky adrian)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting