Karangetang Masih Mengancam, BPBD Peringatkan Warga Sekitar


Siau, MS

Efek peningkatan aktifitas vulkanik Gunung Karangetang beberapa pekan terakhir picu reaksi cemas pihak pemerintah. Peringatan terus dilayangkan bagi penduduk yang bermukim di sekitar gunung, khususnya di Kampung Kinali dan Winangun, Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut). Luncuran material lava yang masih menumpuk di Kali Sempihi berada dekat dengan dua kampung tersebut.

Pemerintah melalui instansi terkait rutin melakukan pemantauan, meski belum ditetapkan status siaga darurat. "Kita terus patroli dan memperingatkan warga di dua desa tersebut. Memang ini belum berpotensi karena lokasi kali cukup jauh dari pemukiman, namun kita merekomendasikan untuk tidak beraktivitas dekat Kali Sempihi," ujar Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro, Charlton Bob Wuaten ST, Rabu (31/7) kemarin.

Sebab untuk pemberlakukan status siaga darurat harus memenuhi indikator. “Data dari Dinkes, hingga saat ini muntahan abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Karangetang, belum mempengaruhi masyarakat. Sejauh ini belum ada lonjakan jumlah penderita ISPA. Meski begitu kita tetap menyarankan masyarakat menggunakan masker," terangnya.

Terpisah, warga Kampung Kinali, hingga saat ini was-was. Seperti yang diungkapkan Kepala Desa Kinali Charles Dauhan. Ia mengatakan akibat aktivitas gunung ini membuat warganya resah. "Sebab Kampung Kinali pernah dilanda bencana lucuran material gunung pada 2010 silam dan menewaskan empat orang. Sehingga wajar jika banyak masyarakat saya resah," terangnya.

Apalagi di Kinali, lanjutnya, memiliki tiga aliran lava. Untuk itu mereka terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Seperti pemerintah kecamatan dan BPBD, serta rutin memberikan laporan. “Warga juga sudah siap jika ada instruksi evakuasi. Meski khawatir, namun situasi masih aman dan terkendali," pungkasnya.(haman palandung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting