Demokrat Endus 3 Balon di Pilkada Manado


Manado, MS

 

Tanding kontestasi figur kian alot di arena pemilihan kepala daerah (Pilkada) Manado. Partai Demokrat enggan berpangku tangan dalam bursa bakal calon (balon). Hasrat mempertahankan kejayaan di top eksekutif Negeri Wenang jadi kiblat. Sejumlah nama populis dimunculkan ke permukaan publik. 

 

Meski telah berada pada posisi kedua pemilik suara dominan di legislatif Kota Manado, Partai Demokrat tak gentar. Mengoleksi 6 kursi dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019 di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Bintang Mercy tetap ‘pasang badan’. Deretan balon dalam lingkaran kader akhirnya dihembuskan.

Tiga nama kans kuat diusung. Di dalamnya Mor D Bastian yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota (wawali) Manado. Kemudian mantan walikota Harley Mangindaan dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Noortje van Bone.

"Jika nama-nama itu diputuskan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) pasti kader siap mendukung. Kan, bisa dikata untuk Kota Manado sudah periode kedua kami menang," tegas Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Paal Dua, Royke Anter, Senin (1/7) kemarin.

Lanjutnya, nama-nama yang disebutkan itu sudah memiliki reputasi sendiri di tingkat pemerintahan.

Jika dirunut satu per satu, mereka telah memiliki ‘track record’ yang luar biasa dengan memegang sederet posisi strategis. Misalnya, Mor D Bastian yang sementara memangku jabatan Wawali Manado. Ditambah lagi dirinya pernah menjadi legislator selama 2 periode. Modal ini dipandang sebagai kekuatan figur tersebut.

Harley Mangindaan, selain kapasitasnya sebagai mantan Wawali Manado, ia juga putera penasehat di Dewan Penasehat Partai Demokrat yakni E.E. Mangindaan. Ai sapaan akrab Harley Mangindaan dinilai punya power karena ayahnya pula punya pamor di pusat, mantan menteri dan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kemudian sosok Noortje van Bone yang kini memiliki posisi Ketua DPRD Manado. Dalam pertarungan pemilihan legislatif (pileg) 2019 di Kota Tinutuan itu, dirinya kembali terpilih sebagai wakil rakyat periode 2019 sampai 2024 mendatang.

Atas kondisi tersebut, Anter berpendapat, sangat dimaklumi jika mereka bertiga berpeluang kuat dicalonkan partai. Meski begitu, Anter yang juga Ketua Komisi I DPRD Manado menyampaikan, nantinya tetap harus patuh pada keputusan DPP Partai Demokrat sendiri. "Kita tetap harus bersikap dengan tak mendahului, tapi ketika disampaikan ke publik, saya rasa wajar," imbuhnya.

Disinggung soal dirinya berpeluang ikut diangkut sebagai bakal calon, Anter mengelak sembari tak bicara banyak. Namun dia menyebutkan, kalau untuk sekarang tetap bersyukur melayani warga, setelah untuk periode ketiga dipercaya kembali jadi wakil rakyat Kota Manado. "Kita syukuri saja akan capaian sekarang, pastinya dipercaya melayani warga perlu jadi tuntutan yang wajib kami jalankan," kuncinya. (devy kumaat)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting